27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Soal Perintah Menhub, Bandara Samrat Tunggu Juknis

MANADO- Selasa (5/5) pagi tadi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkap akan melonggarkan transportasi di tengah pandemi virus corona mulai Rabu (7/5) esok.

Terkait hal ini,  Kepala Otoritas Bandara Samrat Manado Edison Saragih mengatakan, kebijakan yang dikeluarkan Menhub tersebut masih sama dengan aturan sebelumnya.  Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020, tetap diberlakukan mengenai larangan mudik. Meskipun pada Pasal 20, ada pengecualian transportasi udara yang terdapat dalam ayat 1A hingga F.

“Yang masih boleh menggunakan transportasi udara sudah dikeluarkan Surat Edaran No 4 tahun 2020 mengenai Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam rangka pencegahan Covid-19,” jelasnya.

Lanjutnya, SE tersebut diterbitkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sebagai Petunjuk Pelaksanaan dari PM 25 Tahun 2020.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Saragih mengutip apa yang disampaikan Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati,  bahwa pihaknya tetap mengatur soal pelarangan mudik Idul Fitri dan pembatasan orang untuk keluar dari wilayah PSBB. “Dari Kementerian Perhubungan hanya menyediakan transportasi di semua moda (darat, laut, udara dan Kereta Api), tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan amanat di PM Perhubungan No 18/2020 dan PM Perhubungan no 25/2020,” tukasnya.

Sementara,  GM AP Bandara Samrat Manado Minggus Gandeguai mengaku, pihaknya masih menunggu arahan secara teknis pada esok hari.  “Jika sudah ada akan kami rapatkan,” tutupnya.(ayu)

MANADO- Selasa (5/5) pagi tadi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkap akan melonggarkan transportasi di tengah pandemi virus corona mulai Rabu (7/5) esok.

Terkait hal ini,  Kepala Otoritas Bandara Samrat Manado Edison Saragih mengatakan, kebijakan yang dikeluarkan Menhub tersebut masih sama dengan aturan sebelumnya.  Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020, tetap diberlakukan mengenai larangan mudik. Meskipun pada Pasal 20, ada pengecualian transportasi udara yang terdapat dalam ayat 1A hingga F.

“Yang masih boleh menggunakan transportasi udara sudah dikeluarkan Surat Edaran No 4 tahun 2020 mengenai Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam rangka pencegahan Covid-19,” jelasnya.

Lanjutnya, SE tersebut diterbitkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sebagai Petunjuk Pelaksanaan dari PM 25 Tahun 2020.

Saragih mengutip apa yang disampaikan Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati,  bahwa pihaknya tetap mengatur soal pelarangan mudik Idul Fitri dan pembatasan orang untuk keluar dari wilayah PSBB. “Dari Kementerian Perhubungan hanya menyediakan transportasi di semua moda (darat, laut, udara dan Kereta Api), tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan amanat di PM Perhubungan No 18/2020 dan PM Perhubungan no 25/2020,” tukasnya.

Sementara,  GM AP Bandara Samrat Manado Minggus Gandeguai mengaku, pihaknya masih menunggu arahan secara teknis pada esok hari.  “Jika sudah ada akan kami rapatkan,” tutupnya.(ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/