23.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Bawaslu Tegur Paslon yang Bawa Massa Saat Daftar

MANADOPOST.ID- Bawaslu Sulawesi Utara menyesalkan masih ada pasangan calon yang tak patuh pada aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Padahal kan dalam dua pertemuan menghadirkan partai politik sudah kami jelaskan tak boleh ada konvoi atau kumpul-kumpul massa. Tentu akan kami beri teguran,” kata Ketua Bawaslu Herwyn Malonda.

Dia melanjutkan, untuk menghindari masalah yang sama, pada hari pertama dan kedua pendaftaran, Bawaslu sudah menyurati Polda Sulut untuk meminta bantuan pengamanan di sekitar kantor KPU. “Bisa lakukan penindakan. Karena ini juga berkaitan dengan undang-undang kesehatan mengenai pencegahan penularan Covid-19. Dilarang mengumpulkan massa,” tegas Malonda, saat berada di kantor KPU Sulut, Minggu (6/9).

Dia juga menantang pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk membuat semacam aturan yang berkaitan dengan larangan mengumpulkan massa di momen pilkada ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Karena nantinya ada lagi agenda yang potensial kumpul massa. Kita sudah lakukan evaluasi dan semoga kejadian di hari pertama dan kedua pendaftaran tidak akan terulang,” kunci Malonda.(gel)

MANADOPOST.ID- Bawaslu Sulawesi Utara menyesalkan masih ada pasangan calon yang tak patuh pada aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Padahal kan dalam dua pertemuan menghadirkan partai politik sudah kami jelaskan tak boleh ada konvoi atau kumpul-kumpul massa. Tentu akan kami beri teguran,” kata Ketua Bawaslu Herwyn Malonda.

Dia melanjutkan, untuk menghindari masalah yang sama, pada hari pertama dan kedua pendaftaran, Bawaslu sudah menyurati Polda Sulut untuk meminta bantuan pengamanan di sekitar kantor KPU. “Bisa lakukan penindakan. Karena ini juga berkaitan dengan undang-undang kesehatan mengenai pencegahan penularan Covid-19. Dilarang mengumpulkan massa,” tegas Malonda, saat berada di kantor KPU Sulut, Minggu (6/9).

Dia juga menantang pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk membuat semacam aturan yang berkaitan dengan larangan mengumpulkan massa di momen pilkada ini.

“Karena nantinya ada lagi agenda yang potensial kumpul massa. Kita sudah lakukan evaluasi dan semoga kejadian di hari pertama dan kedua pendaftaran tidak akan terulang,” kunci Malonda.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/