alexametrics
30.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Ada Hillary hingga Didi Roa, Ini Figur dar NasDem yang Berpotensi ke DPR RI

MANADOPOST.ID— Partai Nasional Demokrat (NasDem) sukses beri kejutan di pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI 2019 lalu. NasDem berhasil menyabet dua kursi ke Senayan. Yakni milik Felly Runtuwene dan Hillary Lasut.

Dua srikandi asal Sulawesi Utara (Sulut) ini pun berhasil meraih ‘panggung’ di DPR RI. Jika Felly dipercaya Surya Paloh sebagai Ketua Komisi IX, Hillary menggebrak dengan banyak inovasi. Latar belakang milenial yang dipegang anggota DPR RI termuda itu membuat gaya komunikasi Hillary dengan konstituen sangat dekat, meski berjauhan. Hillary memanfaatkan perkembangan digital sekarang.

Dua incumbent ini masih punya peluang kembali ke Senayan di Pemilu 2024. Namun pengamat politik Sulut Dr Ferry Liando menilai NasDem harus kerja lebih keras dibanding 2019 lalu. Pasalnya pada 2019, NasDem diperkuat sejumlah kepala daerah. Yakni Wali Kota Manado, Wali Kota Bitung, dan Bupati Minahasa Utara. Untuk 2024, kader NasDem yang duduk di kepala daerah praktis sisa Wakil Bupati Talaud Moktar Parapaga.

Dia menilai ada tiga tantangan berat NasDem di pemilu 2024. Pertama, Nasdem tidak lagi banyak mengoleksi figur-figur besar sebagaimana pemilu 2019. “Pada saat itu Nasdem banyak memiliki kader-kader yang memiliki nama besar di daerah seperti kepala daerah,” kata Liando. Kedua, aktor-aktor politik NasDem yang terpilih pada pemilu 2019 dalam semua level, tidak banyak memberikan kontribusi yang menonjol. “Sehingga besar kemungkinan partai ini tidak akan banyak mempengaruhi pemilih pada pemilu 2024,” tandasnya. Ketiga, lanjut akademisi Universitas Sam Ratulangi ini, NasDem tidak lagi memiliki kader-kader yang menjabat sebagai kepala daerah sebagaimana di pemilu 2019.

Liando menilai, pengalaman selama pemilu-pemilu sebelumnya, peran kepala daerah sangat berpengaruh dalam memenangkan parpol pada ajang pemilu. Sebab, kepala daerah memiliki kekuasaan memobilisasi perangkat birokrasi untuk mendapatkan suara pemilih. “Caranya melalui intimidasi dengan mengancam akan mencopot jabatan jika dalam suatu dapil tidak mendapatkan suara signifikan. Itulah sebabnya kepala daerah tidak sulit memenangkan keluarga dan kerabatnya dalam memperebutkan kursi legislatif. Atas tiga hal ini maka kemungkinan NasDem pada pemilu 2024 tidak lagi sekuat seperti pemilu 2019,” tutupnya.

Di sisi lain, Ketua Bapilu DPW NasDem Sulut Drs Moktar Arunde Parapaga menerangkan, Partai NasDem sangat siap mengikuti Pileg 2024 apalagi untuk DPR RI. “Saat ini kami sedang konsentrasi konsolidasi struktur partai. Selain itu kami juga sementara memantau seleksi para caleg,” terangnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud ini menambahkan, para caleg ini akan disurvei. “Jadi kemungkinan Oktober tahun ini sudah ada hasil seleksi dari para caleg. Target kami 2024 sebentar DPR RI masih bertahan di dua kursi. Semoga bisa menjadi 2 plus kalau bisa. Dan untuk hari Kamis ini ada pelantikan DPD Talaud dan pengurus Kecamatan Melonguane,” singkatnya.

Selain Felly dan Hillary, ada beberapa nama yang bermunculan diutus NasDem ke DPR RI. Yakni Sekretaris NasDem Sulut Dr Victor Mailangkay yang saat ini adalah Wakil Ketua DPRD Sulut. Selanjutnya Sherly Tjanggulung, wakil rakyat DPRD Sulut dari dapil Nusa Utara. Nama lain yang mengkristal di NasDem adalah Fredriek ‘Didi Roa’ Lumalente. Terakhir ada nama Mxaimiliaan Lomban, Wali Kota Bitung periode 2016-2021 yang juga Ketua DPW NasDem Sulut.(ctr-09/del/gel)

MANADOPOST.ID— Partai Nasional Demokrat (NasDem) sukses beri kejutan di pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI 2019 lalu. NasDem berhasil menyabet dua kursi ke Senayan. Yakni milik Felly Runtuwene dan Hillary Lasut.

Dua srikandi asal Sulawesi Utara (Sulut) ini pun berhasil meraih ‘panggung’ di DPR RI. Jika Felly dipercaya Surya Paloh sebagai Ketua Komisi IX, Hillary menggebrak dengan banyak inovasi. Latar belakang milenial yang dipegang anggota DPR RI termuda itu membuat gaya komunikasi Hillary dengan konstituen sangat dekat, meski berjauhan. Hillary memanfaatkan perkembangan digital sekarang.

Dua incumbent ini masih punya peluang kembali ke Senayan di Pemilu 2024. Namun pengamat politik Sulut Dr Ferry Liando menilai NasDem harus kerja lebih keras dibanding 2019 lalu. Pasalnya pada 2019, NasDem diperkuat sejumlah kepala daerah. Yakni Wali Kota Manado, Wali Kota Bitung, dan Bupati Minahasa Utara. Untuk 2024, kader NasDem yang duduk di kepala daerah praktis sisa Wakil Bupati Talaud Moktar Parapaga.

Dia menilai ada tiga tantangan berat NasDem di pemilu 2024. Pertama, Nasdem tidak lagi banyak mengoleksi figur-figur besar sebagaimana pemilu 2019. “Pada saat itu Nasdem banyak memiliki kader-kader yang memiliki nama besar di daerah seperti kepala daerah,” kata Liando. Kedua, aktor-aktor politik NasDem yang terpilih pada pemilu 2019 dalam semua level, tidak banyak memberikan kontribusi yang menonjol. “Sehingga besar kemungkinan partai ini tidak akan banyak mempengaruhi pemilih pada pemilu 2024,” tandasnya. Ketiga, lanjut akademisi Universitas Sam Ratulangi ini, NasDem tidak lagi memiliki kader-kader yang menjabat sebagai kepala daerah sebagaimana di pemilu 2019.

Liando menilai, pengalaman selama pemilu-pemilu sebelumnya, peran kepala daerah sangat berpengaruh dalam memenangkan parpol pada ajang pemilu. Sebab, kepala daerah memiliki kekuasaan memobilisasi perangkat birokrasi untuk mendapatkan suara pemilih. “Caranya melalui intimidasi dengan mengancam akan mencopot jabatan jika dalam suatu dapil tidak mendapatkan suara signifikan. Itulah sebabnya kepala daerah tidak sulit memenangkan keluarga dan kerabatnya dalam memperebutkan kursi legislatif. Atas tiga hal ini maka kemungkinan NasDem pada pemilu 2024 tidak lagi sekuat seperti pemilu 2019,” tutupnya.

Di sisi lain, Ketua Bapilu DPW NasDem Sulut Drs Moktar Arunde Parapaga menerangkan, Partai NasDem sangat siap mengikuti Pileg 2024 apalagi untuk DPR RI. “Saat ini kami sedang konsentrasi konsolidasi struktur partai. Selain itu kami juga sementara memantau seleksi para caleg,” terangnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud ini menambahkan, para caleg ini akan disurvei. “Jadi kemungkinan Oktober tahun ini sudah ada hasil seleksi dari para caleg. Target kami 2024 sebentar DPR RI masih bertahan di dua kursi. Semoga bisa menjadi 2 plus kalau bisa. Dan untuk hari Kamis ini ada pelantikan DPD Talaud dan pengurus Kecamatan Melonguane,” singkatnya.

Selain Felly dan Hillary, ada beberapa nama yang bermunculan diutus NasDem ke DPR RI. Yakni Sekretaris NasDem Sulut Dr Victor Mailangkay yang saat ini adalah Wakil Ketua DPRD Sulut. Selanjutnya Sherly Tjanggulung, wakil rakyat DPRD Sulut dari dapil Nusa Utara. Nama lain yang mengkristal di NasDem adalah Fredriek ‘Didi Roa’ Lumalente. Terakhir ada nama Mxaimiliaan Lomban, Wali Kota Bitung periode 2016-2021 yang juga Ketua DPW NasDem Sulut.(ctr-09/del/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/