alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tak Lagi Punya Kepala Daerah, Pemilu 2024 Nasdem Sulut Punya Tantangan Berat

MANADOPOST.ID- Perjuangan partai Nasdem Sulut di pemilihan legislatif (pileg) 2024 berat. Tak seperti sebelumnya, partai besutan Surya Paloh ini pada pileg lalu memberi kejutan dengan mendapat 2 kursi di DPR RI dan posisi pimpinan di DPRD Provinsi Sulut. Dan juga memiliki kepala daerah di beberapa wilayah.

Menurut pengamat politik di Sulut, Ferry Liando, ada 3 tantangan berat Nasdem pada pemilu 2024. Pertama, Nasdem tidak lagi banyak mengoleksi figur-figur besar sebagaimana pemilu 2019.

“Pada saat itu Nasdem banyak memiliki kader-kader yang memiliki nama besar di daerah seperti kepala daerah,” kata Liando pada Manado Post, Minggu (7/3).

Kedua, aktor-aktor politik Nasdem yang terpilih pada pemilu 2019 dalam semua level, tidak banyak memberikan kontribusi yang menonjol. Praktis hanya Dr Viktor Mailangkay menjadi figur tunggal yang memberikan warna tersendiri. Figur lain yang juga cenderung menonjol yaitu Sherly Tjangkulung.

“Sehingga besar kemungkinan partai ini tidak akan banyak mempengaruhi pemilih pada pemilu 2024,” tandasnya.

Ketiga, lanjut akademisi Universitas Sam Ratulangi ini, Nasdem tidak lagi memiliki kader-kader yang menjabat sebagai kepala daerah sebagaimana di pemilu 2019.

Liando menilai, pengalaman selama pemilu-pemilu sebelumnya, peran kepala daerah sangat berpengaruh dalam memenangkan parpol pada ajang pemilu. Sebab, kepala daerah memiliki kekuasaan memobilisasi perangkat birokrasi untuk mendapatkan suara pemilih.

“Caranya melalui intimidasi dengan mengancam akan mencopot jabatan jika dalam suatu dapil tidak mendapatkan suara signifikan. Itulah sebabnya kepala daerah tidak sulit memenangkan keluarga dan kerabatnya dalam memperebutkan kursi legislatif. Atas 3 hal ini maka kemungkinan Nasdem pada pemilu 2024 tidak lagi sekuat seperti pemilu 2019,” tutupnya.

Sementara itu, DPW Partai Nasdem Sulut sendiri saat dihubungi, belum bisa memberi tanggapan. Sekretaris Nasdem Sulut, Viktor Mailangkay mengaku belum bisa memberikan komentar.

“Coba ke langsung pak Ketua Max Lomban. Lebih bagus kalau yang strategis seperti ini tanya ke pak Ketua,” ucap Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut itu. (ando)

MANADOPOST.ID- Perjuangan partai Nasdem Sulut di pemilihan legislatif (pileg) 2024 berat. Tak seperti sebelumnya, partai besutan Surya Paloh ini pada pileg lalu memberi kejutan dengan mendapat 2 kursi di DPR RI dan posisi pimpinan di DPRD Provinsi Sulut. Dan juga memiliki kepala daerah di beberapa wilayah.

Menurut pengamat politik di Sulut, Ferry Liando, ada 3 tantangan berat Nasdem pada pemilu 2024. Pertama, Nasdem tidak lagi banyak mengoleksi figur-figur besar sebagaimana pemilu 2019.

“Pada saat itu Nasdem banyak memiliki kader-kader yang memiliki nama besar di daerah seperti kepala daerah,” kata Liando pada Manado Post, Minggu (7/3).

Kedua, aktor-aktor politik Nasdem yang terpilih pada pemilu 2019 dalam semua level, tidak banyak memberikan kontribusi yang menonjol. Praktis hanya Dr Viktor Mailangkay menjadi figur tunggal yang memberikan warna tersendiri. Figur lain yang juga cenderung menonjol yaitu Sherly Tjangkulung.

“Sehingga besar kemungkinan partai ini tidak akan banyak mempengaruhi pemilih pada pemilu 2024,” tandasnya.

Ketiga, lanjut akademisi Universitas Sam Ratulangi ini, Nasdem tidak lagi memiliki kader-kader yang menjabat sebagai kepala daerah sebagaimana di pemilu 2019.

Liando menilai, pengalaman selama pemilu-pemilu sebelumnya, peran kepala daerah sangat berpengaruh dalam memenangkan parpol pada ajang pemilu. Sebab, kepala daerah memiliki kekuasaan memobilisasi perangkat birokrasi untuk mendapatkan suara pemilih.

“Caranya melalui intimidasi dengan mengancam akan mencopot jabatan jika dalam suatu dapil tidak mendapatkan suara signifikan. Itulah sebabnya kepala daerah tidak sulit memenangkan keluarga dan kerabatnya dalam memperebutkan kursi legislatif. Atas 3 hal ini maka kemungkinan Nasdem pada pemilu 2024 tidak lagi sekuat seperti pemilu 2019,” tutupnya.

Sementara itu, DPW Partai Nasdem Sulut sendiri saat dihubungi, belum bisa memberi tanggapan. Sekretaris Nasdem Sulut, Viktor Mailangkay mengaku belum bisa memberikan komentar.

“Coba ke langsung pak Ketua Max Lomban. Lebih bagus kalau yang strategis seperti ini tanya ke pak Ketua,” ucap Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut itu. (ando)

Most Read

Artikel Terbaru

/