23C
Manado
Minggu, 11 April 2021

Guru di Sangihe Diberi `PR`

MANADOPOST.ID—Peran tenaga pendidik atau guru di wilayah kepulauan sangat penting dalam mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Tanah Bumi Nyiur Melambai.

Ini mendapatkan perhatian langsung Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, Selasa (6/4) kemarin. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sangihe, Wagub Kandouw memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi tenaga pendidik.

“Saya berharap guru mendidik siswa menjadi SDM unggul bahkan calon pemimpin bagi Sangihe serta bangsa Indonesia. Semoga usaha ikhtiar dan harapan kita ini diberkati Tuhan dan akan menciptakan pemimpin-pemimpin hebat, bukan hanya di Sangihe ini tapi menjadi pemimpin untuk bangsa dan negara. Peran tenaga pendidik di daerah kepulauan itu sangat penting. Jadi PR ini harus bisa jadi perhatian utama semua guru di Kabupaten Sangihe,” katanya.

Wagub Kandouw mengatakan, pembangunan sektor pendidikan di Sangihe menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.

“Menjadi tugas kita bersama untuk memperhatikan dan mengunderline masalah pendidikan ini, yang saat ini kebanyakan dengan belajar jarak jauh, alangkah lebih baiknya melakukan pembelajaran dengan tatap muka. Apapun argumennya tidak ada lawan, selain tatap muka. Saya sangat menaruh harapan besar kepada guru-guru di Sangihe, agar bisa terus menciptakan SDM unggul,” ujarnya.

Kata Wagub Kandouw, tidak semua tenaga pendidik mampu menyesuaikan dengan fenomena baru ini. Kualitas pendidik masih banyak yang jauh panggang dari api, apalagi pembelajaran hanya melalui hand phone.

“Kiranya juga orang tua harus berperan, menjadi guide untuk mengawasi proses belajar dari anak-anak kita. Yang saya takutkan akan adanya lost generation. Saya meminta guru atau tenaga pendidik harus mampu membawakan materi dengan baik dan juga harus mampu secara psikologis untuk meyakinkan para orang tua dalam mengawasi tahap pembelajaran siswa,” jelasnya.

Disamping itu, Wagub Kandouw juga mengajak sekolah-sekolah berperan aktif mengajak para siswa memanfaatkan peluang sekolah kedinasan. “Arahan untuk sekolah-sekolah kedinasan, apalagi yang SMA ini untuk bisa ikut tes, agar dapat muncul orang-orang yang hebat. Saya juga telah menyampaikan arahan dari KPK tentang integritas dalam pengelolaan dana BOS agar tidak disalahgunakan. Kita harus membutuhkan integritas dalam mengelola anggaran ini, agar dapat benar-benar dikelola dengan benar,” tandasnya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru