22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Reses di Malalayang Lingkungan III, AK Terima Aspirasi Soal Sampah dan Zonasi Sekolah

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Masa reses I tahun 2021 dimanfaatkan maksimal legislator Sulut Arthur Kotambunan. Setelah wilayah Sario Kota Baru, AK -panggilan akrab Kotambunan- kini menemui konstituennya di Malalayang I Lingkungan III, Rabu (7/4).

Satu per satu aspirasi warga disuarakan kepada anggota Komisi I DPRD Sulut itu. Paling banyak menyinggung soal sampah. “Pak, jujur saya juga sudah bingung dengan masalah sampah. Karena hanya ada 3 mobil sampah di kelurahan. Sedangkan jumlah lingkungannya banyak. Akhirnya banyak sampah yang menumpuk karena fasilitas minim,” ucap Linda Maralending yang merupakan Kepala Lingkungan III. Dirinya berharap, AK bisa membantu agar masalah sampah cepat teratasi.

Selain itu, Maralending juga meminta soal masalah zonasi sekolah. “SMA yang paling dekat dari tempat kami hanya SMAN 9. Itupun harus dua kali naik mikrolet. Kalau SMAN 1 Manado lebih mudah. Karena hanya satu kali bayar mikrolet. Tapi jumlah siswa di sana sudah banyak sekali,” ujarnya. Untuk itu, ia memohon agar di wilayahnya bisa ada SMA negeri.

Terkait aspirasi-aspirasi yang ada, Kotambunan mengatakan akan segera mencari jalan keluar. Terutama soal masalah sampah. “Nantinya Wali Kota terpilih juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah sampah ini. Semoga sinergitas pemkot dan pemprov juga akan semakin baik sehingga masalah sampah bisa selesai,” tukas Kotambunan. (*)

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Masa reses I tahun 2021 dimanfaatkan maksimal legislator Sulut Arthur Kotambunan. Setelah wilayah Sario Kota Baru, AK -panggilan akrab Kotambunan- kini menemui konstituennya di Malalayang I Lingkungan III, Rabu (7/4).

Satu per satu aspirasi warga disuarakan kepada anggota Komisi I DPRD Sulut itu. Paling banyak menyinggung soal sampah. “Pak, jujur saya juga sudah bingung dengan masalah sampah. Karena hanya ada 3 mobil sampah di kelurahan. Sedangkan jumlah lingkungannya banyak. Akhirnya banyak sampah yang menumpuk karena fasilitas minim,” ucap Linda Maralending yang merupakan Kepala Lingkungan III. Dirinya berharap, AK bisa membantu agar masalah sampah cepat teratasi.

Selain itu, Maralending juga meminta soal masalah zonasi sekolah. “SMA yang paling dekat dari tempat kami hanya SMAN 9. Itupun harus dua kali naik mikrolet. Kalau SMAN 1 Manado lebih mudah. Karena hanya satu kali bayar mikrolet. Tapi jumlah siswa di sana sudah banyak sekali,” ujarnya. Untuk itu, ia memohon agar di wilayahnya bisa ada SMA negeri.

Terkait aspirasi-aspirasi yang ada, Kotambunan mengatakan akan segera mencari jalan keluar. Terutama soal masalah sampah. “Nantinya Wali Kota terpilih juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah sampah ini. Semoga sinergitas pemkot dan pemprov juga akan semakin baik sehingga masalah sampah bisa selesai,” tukas Kotambunan. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/