29.4 C
Manado
Senin, 27 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

KPK: Berita Korupsi Pasti Kami Tindaklanjuti

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Pimpinan KPK RI Nawawi Polomango menyambangi Manado Post. “Saya datang ke sini, sudah melalui pertimbangan dan kajian matang. KPK meminta Manado Post menjadi mitra strategis pemberantasan korupsi demi kemajuan pembangunan bumi Nyiur Melambai,” katanya.

Pimpinan KPK RI ini diterima Dirut Manado Post Grup Marlon Sumaraw, Direktur/Pemred Manado Post Tommy Waworundeng, GM/Pemred manadopost.id (online-digital) Angel Rumeen dan Korlip Manado Post Gran Regar. Serta Kawanua TV.

Nawawi menggaransi, semua berita korupsi di koran ini akan ditindaklanjuti. “Berita Manado Post setara dengan Ombudsman. Lebih dari sekadar pengaduan masyarakat,” sebutnya.

Pengaduan masyarakat ke KPK, lanjut Nawawi, bisa saja ada unsur subjektifnya. Atau dipakai orang lain. Beda dengan media mainstream yang objektif. “Contoh di Jakarta. Semua berita korupsi di Tempo, kami telan mentah. Di Sulut, kami pilih Manado Post. Tentu bukan berarti berita media lain kami kesampingkan,” tukasnya lagi.

- Advertisement -

Dirut Manado Post Marlon Sumaraw menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ini. Yang pasti, Manado Post akan tetap profesional dan menjaga objektivitas pemberitaan. “Semua wartawan kami telah lulus uji kompetensi Dewan Pers. Sehingga wajib menjaga trust dan anti hoax,” ucapnya.

Sebelumnya, Nawawi ikut menjelaskan tentang pencegahan korupsi. “Bila UU KPK sebelumnya, penindakan ada di poin A, B dan C. Sedangkan pencegahan hanya berada di poin D. Sekarang UU KPK terbaru, pencegahan ada di poin A,” jelas Nawawi.

Sayangnya, teman-teman pers menganggap pemberitaan pencegahan kurang seksi dibanding penangkapan dan lain-lain. “Manado Post angkatlah berita tentang pencegahan,” ungkapnya. Pencegahan belum terjadi kerugian negara. Sedangkan penindakan sudah terjadi dugaan tindak pidana korupsi. (*)

MANADOPOST.ID—Pimpinan KPK RI Nawawi Polomango menyambangi Manado Post. “Saya datang ke sini, sudah melalui pertimbangan dan kajian matang. KPK meminta Manado Post menjadi mitra strategis pemberantasan korupsi demi kemajuan pembangunan bumi Nyiur Melambai,” katanya.

Pimpinan KPK RI ini diterima Dirut Manado Post Grup Marlon Sumaraw, Direktur/Pemred Manado Post Tommy Waworundeng, GM/Pemred manadopost.id (online-digital) Angel Rumeen dan Korlip Manado Post Gran Regar. Serta Kawanua TV.

Nawawi menggaransi, semua berita korupsi di koran ini akan ditindaklanjuti. “Berita Manado Post setara dengan Ombudsman. Lebih dari sekadar pengaduan masyarakat,” sebutnya.

Pengaduan masyarakat ke KPK, lanjut Nawawi, bisa saja ada unsur subjektifnya. Atau dipakai orang lain. Beda dengan media mainstream yang objektif. “Contoh di Jakarta. Semua berita korupsi di Tempo, kami telan mentah. Di Sulut, kami pilih Manado Post. Tentu bukan berarti berita media lain kami kesampingkan,” tukasnya lagi.

Dirut Manado Post Marlon Sumaraw menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ini. Yang pasti, Manado Post akan tetap profesional dan menjaga objektivitas pemberitaan. “Semua wartawan kami telah lulus uji kompetensi Dewan Pers. Sehingga wajib menjaga trust dan anti hoax,” ucapnya.

Sebelumnya, Nawawi ikut menjelaskan tentang pencegahan korupsi. “Bila UU KPK sebelumnya, penindakan ada di poin A, B dan C. Sedangkan pencegahan hanya berada di poin D. Sekarang UU KPK terbaru, pencegahan ada di poin A,” jelas Nawawi.

Sayangnya, teman-teman pers menganggap pemberitaan pencegahan kurang seksi dibanding penangkapan dan lain-lain. “Manado Post angkatlah berita tentang pencegahan,” ungkapnya. Pencegahan belum terjadi kerugian negara. Sedangkan penindakan sudah terjadi dugaan tindak pidana korupsi. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/