29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Suawah Tegur Kader Kumabal

MANADOPOST.ID—Sabtu (6/2), Partai Gerindra Sulawesi Utara merayakan HUT ke-13. Digelar di kantor DPD yang berlokasi di Winangun.

Kesempatan itu, jajaran pengurus DPD Gerindra Sulut yang dipimpin ketua Melki Suawah dan sekretaris Ferdinand Mewengkang, mengikuti rapat umum melalui aplikasi zoom bersama Ketua Umum Prabowo Subiyanto.

Diungkapkan Suawah, kesempatan itu Prabowo mengingatkan kader jika Gerindra posisi saat ini mendukung dan sama-sama bekerja untuk bangsa dalam pemerintahan.  “Gerindra dan pemerintah diminta bekerja dan mendukung program pemerintah. Terutama penanggulangan Covid-19,” ujar Suawah.

Untuk itu, lanjutnya, kegiatan akhir pekan lalu itu mengikuti protokol kesehatan. “Selain itu kita juga wajib mendukung pemulihan ekonomi nasional yang sementara jadi fokus pemerintah saat ini,” tambahnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Suawah menambahkan, Prabowo mengingatkan kader bersemangat dan kerja keras. “Tema HUT ke-13 kita, membangun diri membangun negeri. Artinya kita harus memperkuat diri dan membangun diri. Didahului dengan konsolidasi organisasi. Agar Gerindra bisa berbuat banyak bagi masyarakat,” tegasnya.

Terkait hal itu, Suawah menegur kader Gerindra yang malas dan tak mengikuti instruksi partai. Pada wartawan usai rakorda, Suawah menekankan, jika ingin mendapat hasil maksimal pada pemilu 2024 mendatang harus kerja dari sekarang.

“Kita harus kerja keras, jangan berleha-leha. Apalagi kita baru menang di pilkada 2020. Harus kita maksimalkan kerja-kerja, agar 2024 ada peningkatan. Dimulai dengan kader disiplin, loyal, diundang rapat datang, juga kewajiban diselesaikan. Gerindra tidak mengenal musda. Kalau diganti, ya diganti. Maka DPC harus kerja. Jangan duduk tunggu pemilu datang,” tegasnya lagi.

Suawah menyayangkan ada kader dan anggota DPRD yang tak hadir di rakorda tersebut. “Pembenahan akan kita lakukan. Untuk anggota DPRD yang tak menaati ADRT, di antaranya menyelesaikan kewajiban di partai, maka siap-siap PAW. Sudah ada beberapa yang mendapat SP2. Itu bukan dari DPD tapi DPP,” ujarnya, sembari mengajak seluruh kader Gerindra lakukan pembenahan organisasi dan tetap solid.

Senada disampaikan Ferdinand Mewengkang. Kewajiban anggota DPRD pada partai menurut mantan anggota DPRD Sulut ini sudah diatur dalam ADRT. “Di Sulut ada anggota belum menyelesaikan secara utuh (kewajiban). Ini jadi pertimbangan serius, karena sudah ada yang dapat SP1 sampai SP2 dari DPP. Kalau SP3 turun, sudah surat PAW itu,” kuncinya.(gel)

MANADOPOST.ID—Sabtu (6/2), Partai Gerindra Sulawesi Utara merayakan HUT ke-13. Digelar di kantor DPD yang berlokasi di Winangun.

Kesempatan itu, jajaran pengurus DPD Gerindra Sulut yang dipimpin ketua Melki Suawah dan sekretaris Ferdinand Mewengkang, mengikuti rapat umum melalui aplikasi zoom bersama Ketua Umum Prabowo Subiyanto.

Diungkapkan Suawah, kesempatan itu Prabowo mengingatkan kader jika Gerindra posisi saat ini mendukung dan sama-sama bekerja untuk bangsa dalam pemerintahan.  “Gerindra dan pemerintah diminta bekerja dan mendukung program pemerintah. Terutama penanggulangan Covid-19,” ujar Suawah.

Untuk itu, lanjutnya, kegiatan akhir pekan lalu itu mengikuti protokol kesehatan. “Selain itu kita juga wajib mendukung pemulihan ekonomi nasional yang sementara jadi fokus pemerintah saat ini,” tambahnya.

Suawah menambahkan, Prabowo mengingatkan kader bersemangat dan kerja keras. “Tema HUT ke-13 kita, membangun diri membangun negeri. Artinya kita harus memperkuat diri dan membangun diri. Didahului dengan konsolidasi organisasi. Agar Gerindra bisa berbuat banyak bagi masyarakat,” tegasnya.

Terkait hal itu, Suawah menegur kader Gerindra yang malas dan tak mengikuti instruksi partai. Pada wartawan usai rakorda, Suawah menekankan, jika ingin mendapat hasil maksimal pada pemilu 2024 mendatang harus kerja dari sekarang.

“Kita harus kerja keras, jangan berleha-leha. Apalagi kita baru menang di pilkada 2020. Harus kita maksimalkan kerja-kerja, agar 2024 ada peningkatan. Dimulai dengan kader disiplin, loyal, diundang rapat datang, juga kewajiban diselesaikan. Gerindra tidak mengenal musda. Kalau diganti, ya diganti. Maka DPC harus kerja. Jangan duduk tunggu pemilu datang,” tegasnya lagi.

Suawah menyayangkan ada kader dan anggota DPRD yang tak hadir di rakorda tersebut. “Pembenahan akan kita lakukan. Untuk anggota DPRD yang tak menaati ADRT, di antaranya menyelesaikan kewajiban di partai, maka siap-siap PAW. Sudah ada beberapa yang mendapat SP2. Itu bukan dari DPD tapi DPP,” ujarnya, sembari mengajak seluruh kader Gerindra lakukan pembenahan organisasi dan tetap solid.

Senada disampaikan Ferdinand Mewengkang. Kewajiban anggota DPRD pada partai menurut mantan anggota DPRD Sulut ini sudah diatur dalam ADRT. “Di Sulut ada anggota belum menyelesaikan secara utuh (kewajiban). Ini jadi pertimbangan serius, karena sudah ada yang dapat SP1 sampai SP2 dari DPP. Kalau SP3 turun, sudah surat PAW itu,” kuncinya.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/