23.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Satgas Nasional Bahas Situasi Covid-19 dari Sulut

MANADOPOST.ID—Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) harus terus mewaspadai ancaman Covid-19. Data Satgas Nasional, ada beberapa wilayah masuk peringkat 10 daerah jumlah kumulatif kasus level nasional.

Peringkat 17 ada Kota Manado, Bitung peringkat 44, Kota Tomohon 71. Data tersebut dibeberkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut saat kembali melakukan koordinasi di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (7/10).

Koordinasi lintas instansi/lembaga tersebut menghadirkan Kepala Badan Nasional Penanganan Nasional (BNPB) Republik Indonesia (RI) Letjen Doni Monardo, selaku Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19. Dirinya didampingi Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni.

Dalam arahannya, Letjen TNI Doni Munardo mengatakan, kepatuhan dan disipilin Protokol Kesehatan wajib dilakukan semua orang. “Kita hanya diminta untuk disiplin dan patuh pada protokol, belum sebanding dengan pengorbanan para dokter dan tenaga kesehatan yang merawat para pasien,” papar jenderal bintang tiga tersebut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ia juga mengatakan, dari hasil peninjauan beberapa rumah sakit, perlu adanya penambahan ruang ICU di setiap Rumah Sakit yang menanggani pasien Covid-19. “Dengan itu kami selaku Satgas Pusat memberikan bantuan berupa 4.000 APD (alat pelindung diri) dan 20.000 masker,” ucapnya. Dalam pantauan Manado Post, pemerintah kabupaten/kota juga melaporkan perkembangan ancaman Covid-19 di wilayahnya masing-masing kepada Ketua Satgas Pusat.

Hadir dalam rakor yaitu Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, Kajati Sulut Andi Arief SH MH, Danlantamal VIII/Manado Brigjen TNI (Mar) Donar Rompas, Danlanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Tumanduk, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Price Meyer Putong, Kabinda Sulut Laksma TNI Didit Maryono, Kabakamla Laksamana Leonidas Braksan, Kepala BNN Provinsi Sulut Brigjen Pol Jeffry Lasut, Plt Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay, Danlanudsri Kolonel Pnb Abram Tumanduk dan Ketua PT Manado H Arif Supratman MH.

Hadir juga Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, serta jajaran didalamnya, Asisten I, Asisten II, Asisten III, Inspektur, Ka. BPBD, Kaban Kesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP, Karo Hukum.

Rapat ini tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Peserta mencuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. Selain berlangsung tatap muka, kegiatan ini juga berlangsung lewat zoom meeting. Membahas tentang penanggunan Covid-19 terkait jumlah pasien Covid-19 di setiap daerah di Nyiur Melambai maupun jumlah pasien di seluruh Indonesia dan juga cara mengatasi Covid-19.

Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni juga mengimbau warganya agar menjaga kesehatan supaya tidak terkena Covid-19. Fatoni pada kesempatan itu, memaparkan kondisi perkembangan Covid-19. Serta berbagai upaya yang sudah dilakukan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Sulut Nomor 8/2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami mohon memohon bantuan dan arahan untuk bisa terus mengoptimalkan pelaksanaan penanganan Covid-19,” tandasnya. Rapat kesiapan dan koordinasi yang dimulai pukul 14.40 WITA ini, juga dihadiri seluruh Forkopimda Sulut. Rapat ini juga diikuti anggota Satgas Nasional Penanganan Covid-19.(mg-01/mg-06/mg-07/gnr)

MANADOPOST.ID—Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) harus terus mewaspadai ancaman Covid-19. Data Satgas Nasional, ada beberapa wilayah masuk peringkat 10 daerah jumlah kumulatif kasus level nasional.

Peringkat 17 ada Kota Manado, Bitung peringkat 44, Kota Tomohon 71. Data tersebut dibeberkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut saat kembali melakukan koordinasi di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (7/10).

Koordinasi lintas instansi/lembaga tersebut menghadirkan Kepala Badan Nasional Penanganan Nasional (BNPB) Republik Indonesia (RI) Letjen Doni Monardo, selaku Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19. Dirinya didampingi Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni.

Dalam arahannya, Letjen TNI Doni Munardo mengatakan, kepatuhan dan disipilin Protokol Kesehatan wajib dilakukan semua orang. “Kita hanya diminta untuk disiplin dan patuh pada protokol, belum sebanding dengan pengorbanan para dokter dan tenaga kesehatan yang merawat para pasien,” papar jenderal bintang tiga tersebut.

Ia juga mengatakan, dari hasil peninjauan beberapa rumah sakit, perlu adanya penambahan ruang ICU di setiap Rumah Sakit yang menanggani pasien Covid-19. “Dengan itu kami selaku Satgas Pusat memberikan bantuan berupa 4.000 APD (alat pelindung diri) dan 20.000 masker,” ucapnya. Dalam pantauan Manado Post, pemerintah kabupaten/kota juga melaporkan perkembangan ancaman Covid-19 di wilayahnya masing-masing kepada Ketua Satgas Pusat.

Hadir dalam rakor yaitu Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, Kajati Sulut Andi Arief SH MH, Danlantamal VIII/Manado Brigjen TNI (Mar) Donar Rompas, Danlanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Tumanduk, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Price Meyer Putong, Kabinda Sulut Laksma TNI Didit Maryono, Kabakamla Laksamana Leonidas Braksan, Kepala BNN Provinsi Sulut Brigjen Pol Jeffry Lasut, Plt Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay, Danlanudsri Kolonel Pnb Abram Tumanduk dan Ketua PT Manado H Arif Supratman MH.

Hadir juga Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, serta jajaran didalamnya, Asisten I, Asisten II, Asisten III, Inspektur, Ka. BPBD, Kaban Kesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP, Karo Hukum.

Rapat ini tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Peserta mencuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. Selain berlangsung tatap muka, kegiatan ini juga berlangsung lewat zoom meeting. Membahas tentang penanggunan Covid-19 terkait jumlah pasien Covid-19 di setiap daerah di Nyiur Melambai maupun jumlah pasien di seluruh Indonesia dan juga cara mengatasi Covid-19.

Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni juga mengimbau warganya agar menjaga kesehatan supaya tidak terkena Covid-19. Fatoni pada kesempatan itu, memaparkan kondisi perkembangan Covid-19. Serta berbagai upaya yang sudah dilakukan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Sulut Nomor 8/2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami mohon memohon bantuan dan arahan untuk bisa terus mengoptimalkan pelaksanaan penanganan Covid-19,” tandasnya. Rapat kesiapan dan koordinasi yang dimulai pukul 14.40 WITA ini, juga dihadiri seluruh Forkopimda Sulut. Rapat ini juga diikuti anggota Satgas Nasional Penanganan Covid-19.(mg-01/mg-06/mg-07/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/