32C
Manado
Kamis, 15 April 2021

Pemahaman Anjab-ABK Disosialisasikan

MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) mendukung penuh penyederhanaan birokrasi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat yang bakal diterapkan di seluruh Indonesia.

Hal tersebut terbukti dengan diberikannya pemahaman terkait sosialisasi dan desk penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK), di lingkup Pemprov Sulut, Senin (8/3) kemarin.

Diketahui, penyusunan Anjab-ABK diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenpanRB) 1/2020.

Saat diwawancarai koran ini, Asisten III Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu menyatakan, optimis kegiatan yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut dapat terlaksana secara berkesinambungan dalam penyederhanaan birokrasi pemerintah yang diarahkan untuk mengembangkan organisasi yang lebih proporsional, transparan, hierarki yang pendek dan terdesentralisasi kewenangannya.

“Sehingga dalam perencanaan kepegawaian di lingkungan Instansi Pemerintah, penerapan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja menjadi hal yang sangat diperlukan untuk mencapai tata kelola pemerintah yang profesional,” katanya.

Kawatu berharap kegiatan sosialisasi dan desk Anjab-ABK dapat digunakan sebagai langkah awal kebijakan guna menentukan fondasi dari sebuah sistem sumber daya manusia dalam organisasi.

Sekaligus suatu wahana membangun komitmen dan kesamaan persepsi tentang pola peningkatan kapasitas organisasi yang profesional, transparan, proporsional dan rasional sehingga tercapainya efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas.

“Pasalnya, tugas dan tuntutan untuk melayani masyarakat pada masa mendatang tidak mudah karena akan terus berkembang seiring perkembangan zaman. Peran Negara hadir untuk melayani masyarakat dengan kualitas terbaik melalui aparaturnya.

Lewat penataan analisis jabatan dan analisis beban kerja akan menghasilkan penyederhanaan birokrasi yang ramping, dinamis, cepat dalam mengambil keputusan dan memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat,” tutupnya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru