30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Pekan Depan, Laboratorium Covid-19 di Sulut Bakal Running

MANADOPOST.ID-Langkah pemeriksaan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta kontak erat resiko tinggi serta kasus terkonfirmasi positif Covid- 19, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bakal dipercepat.

Hal tersebut disampaikan, Jun Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut Steven Dandel. Dirinya mengatakan, saat ini semua sampel pemeriksaan Covid-19, telah dikirim ke Makasar Sulawesi Selatan. Sehingga prosesnya lebih cepat, ketimbang dikirim ke laboratorium di Jakarta.

“Kita sudah mulai mengirimkan sampel ke Makassar saat ini. Tapi masih ada lagi sampel yang kita tunggu dari Jakarta. Proses pemeriksaan dari hasil yang kita kirim ke Makasar lebih cepat didapat,” imbuhnya.

Namun Dandel mengatakan, proses pembuatan laboratorium Covid-19, di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BTKLPP) yang berlokasi di Kecamatan Mapanget, Kota Manado terus digenjot.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Untuk gedung laboratoriumnya, yang harus memiliki standar bio safety level dua plus itu sudah selesai. Alat real timenya PCR juga sudah ready. Bio safety kabinet juga sudah akan di-instal. Kita berharap pekan depan, akan running,” ujarnya.

Dandel juga mengatakan, sudah ada empat petugas kesehatan dari BTKLPP, yang telah melakukan magang di Jakarta dan Surabaya.

“Mereka ini melakukan magang, untuk melatih kembali kemampuan mereka dalam memeriksa Covid-19 ini. Karena mereka yang akan bertugas di laboratorium Covid-19 kita. Jadi harapan kita mari didoakan bersama, supaya alur pemeriksaan laboratorium di Sulut semakin cepat. Sehingga proses penanganan Covid-19 makin cepat di daerah,” katanya.

Dandel mengaku, pembuatan laboratorium dengan setting standar bio securitynlevel (BSL) 2 plus, memiliki tantangan luar biasa, karena harus disertifikasi dan harus memenuhi beberapa aturan lain, sehingga memerlukan sedikit waktu dan tenaga ahli.

“Tentunya kita juga ingin laboratorium yang dihasilkan memiliki keakuratan yang benar-benar baik. Untuk itu, kita patut doakan agar laboratorium itu bisa selesai dalam waktu 1 ke depan, dan sudah running,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, saat ini telah ada laboratorium di Makassar, yang sudah disahkan Pemerintah Pusat.

“Itu sudah disiapkan bisa untuk melakukan tes Covid-19. Sehingga saya pikir, jarak hasil yang akan kita dapatkan lebih cepat. Karena kalau kita menunggu hasil dari Jakarta, itu bisa sampai 7 atau 10 hari. Karena itu, kita mendorong percepatan laboratorium sementara di daerah,” tandasnya.(ewa/tan)

MANADOPOST.ID-Langkah pemeriksaan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta kontak erat resiko tinggi serta kasus terkonfirmasi positif Covid- 19, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bakal dipercepat.

Hal tersebut disampaikan, Jun Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut Steven Dandel. Dirinya mengatakan, saat ini semua sampel pemeriksaan Covid-19, telah dikirim ke Makasar Sulawesi Selatan. Sehingga prosesnya lebih cepat, ketimbang dikirim ke laboratorium di Jakarta.

“Kita sudah mulai mengirimkan sampel ke Makassar saat ini. Tapi masih ada lagi sampel yang kita tunggu dari Jakarta. Proses pemeriksaan dari hasil yang kita kirim ke Makasar lebih cepat didapat,” imbuhnya.

Namun Dandel mengatakan, proses pembuatan laboratorium Covid-19, di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BTKLPP) yang berlokasi di Kecamatan Mapanget, Kota Manado terus digenjot.

“Untuk gedung laboratoriumnya, yang harus memiliki standar bio safety level dua plus itu sudah selesai. Alat real timenya PCR juga sudah ready. Bio safety kabinet juga sudah akan di-instal. Kita berharap pekan depan, akan running,” ujarnya.

Dandel juga mengatakan, sudah ada empat petugas kesehatan dari BTKLPP, yang telah melakukan magang di Jakarta dan Surabaya.

“Mereka ini melakukan magang, untuk melatih kembali kemampuan mereka dalam memeriksa Covid-19 ini. Karena mereka yang akan bertugas di laboratorium Covid-19 kita. Jadi harapan kita mari didoakan bersama, supaya alur pemeriksaan laboratorium di Sulut semakin cepat. Sehingga proses penanganan Covid-19 makin cepat di daerah,” katanya.

Dandel mengaku, pembuatan laboratorium dengan setting standar bio securitynlevel (BSL) 2 plus, memiliki tantangan luar biasa, karena harus disertifikasi dan harus memenuhi beberapa aturan lain, sehingga memerlukan sedikit waktu dan tenaga ahli.

“Tentunya kita juga ingin laboratorium yang dihasilkan memiliki keakuratan yang benar-benar baik. Untuk itu, kita patut doakan agar laboratorium itu bisa selesai dalam waktu 1 ke depan, dan sudah running,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, saat ini telah ada laboratorium di Makassar, yang sudah disahkan Pemerintah Pusat.

“Itu sudah disiapkan bisa untuk melakukan tes Covid-19. Sehingga saya pikir, jarak hasil yang akan kita dapatkan lebih cepat. Karena kalau kita menunggu hasil dari Jakarta, itu bisa sampai 7 atau 10 hari. Karena itu, kita mendorong percepatan laboratorium sementara di daerah,” tandasnya.(ewa/tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/