26 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

PNS Dilarang Pulang Kampung!!

MANADOPOST.ID–Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado Wakiran, Rabu (8/4) kemarin, menegaskan bahwa semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah kerja Sulawesi Utara (Sulut) dilarang untuk melakukan aktivitas mudik  atau pulang ke kampung halaman. Apabila terdapat PNS yang melanggar, maka yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi disiplin.

“Jadi larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB 41/2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Menteri PANRB 36/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19. Apabila SE sebelumnya sifatnya mengimbau, Surat Edaran No 41/2020 ini secara tegas melarang kegiatan bepergian ke luar daerah atau kegiatan mudik, pemberian sanksi jika melanggar, dan kewajiban PNS memakai masker,” ungkapnya.

Wakiran mengatakan, ini dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran serta mengurangi risiko covid- 19 yang disebabkan oleh mobilitas pendudukan dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

“Bagi PNS yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah harus terlebih dahulu mendapat izin dari atasan masing-masing. Pengawasan dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada setiap instansi pemerintah. PPK memiliki peran untuk memastikan PNS di lingkungan instansi pemerintah menjalankan surat edaran tersebut,” jelasnya.

PNS yang terbukti melanggar disampaikan Wakiran, akan dikenai sanksi disiplin yang diatur dalam Peraturan Pemerintah 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Pemerintah 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

“Selain pembatasan mobilitas, PNS dapat berkontribusi dalam pencegahan dampak sosial Covid-19, antara lain dengan melaksanakan tugas-tugas kedinasan di rumah (WFH), menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah serta menyampaikan informasi positif dan benar kepada masyarakat terkait pencegahan Covid-19,” tandasnya. (ewa/tan)

-

Artikel Terbaru

SGR-NAP Siap Majukan Dunia Pendidikan Minut

Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) nomor urut 1 dari partai Nasdem dan PKB yakni Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Netty Agnes Pantouw (NAP), berkeinginan memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Minut.

Jalankan Pemerintahan Sehat dan Bersih, JG-KWL Berikan Pelayanan Optimal ke Masyarakat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut, Selasa (24/11) menggelar debat publik terakhir antar paslon bupati dan wakil bupati Minut.

SGR NAP Tampil Memukau di Debat Publik Terakhir

Calon Bupati Minahasa Utara (Minut) nomot urut 1 yakni Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Calon Wakil Bupati Netty Agnes Pantouw (NAP), tampil memukau dalam debat publik terakhit yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut, Selasa (24/11).

2 Bulan Telusuri 250 Lingkungan, Ini yang Ditemukan Sonya-Syarif

Dikatakan Sonya S Kembuan, saat memaparkan visi misi pada debat publik ketiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Manado 2020, Manado tenyata tidak seindah yang dilihat.

Wujudkan `Manado Rukun, Cerdas, Indah`, PAHAM Punya 25 Program Realistis

Di debat publik ketiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Manado 2020, Julyeta Paulina Amelia Runtuwene yang berpasangan dengan Harley Mangindaan (PAHAM) menuturkan, jika diizinkan Tuhan Yang Maha Kuasa dan rakyat Kota Manado memilih, maka PAHAM punya solusi untuk selesaikan persoalan Kota Manado melalui visi Manado Rukun, Cerdas, Indah.