29.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Fly Over Manado Digenjot

MANADOPOST.ID–Fly over atau jalan layang yang menghubungkan Boulevard Dua Manado dengan wilayah Molas terus digenjot Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Saat dikonfirmasi, Jumat (8/5) kemarin, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut, Steve Kepel mengatakan, proses pembebasan lahan sudah dilakukan untuk fly over tersebut.

“Jadi untuk fly over dari Boulevard Dua menghubungkan Molas, kita sudah lakukan land clearing. Itu adalah proses pembersihan, sebelum proses pekerjaan fisik dilakukan. Proses lenad clearing ini sangat penting,” tuturnya.

Kepel mengatakan, pelaksanaan land clearing telah dilaksanakan pada Maret 2020. “Proses land clearing itu sangat penting. Agar tidak ada lagi ganguan saat pekerjaan fisik dilakukan. Jadi untuk hal land clearing ini kita telah lakukan dengan

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

panjang kurang lebih 300 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Jadi proses penyediaan lahan menjadi wewenang kita, dan pekerjaan fisik pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, sampai saat ini semua perencanaan pekerjaan dan program memang terus dilakukan. Ada sedikit hambatan karena pandemi Covid-19 namun terus berjalan sesuai rencana.

“Semua pekerjaan yang kita rencanakan terus berjalan. Tidak ada penundaan yang terjadi. Memang keterhambatan tetap ada. Karena berpengaruh dengan mobilisasi dan pekerjaan, tapi secara perlahan kita tuntaskan,” imbuhnya.

Kandouw juga mengatakan, sampai saat ini Sulut tetap menjadi daerah prioritas dalam pembangunan. Kekhususan Sulut sebagai daerah yang dikembangkan tetap terjaga.

“Ada dukungan anggaran yang diberikan tentunya. Karena memang Sulut ini tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan. Kita tentu berharap dukungan penuh masyarakat. Apalagi pemerintah saat ini memiliki banyak konsentrasi kerja. Masyarakat harus terlibat dalam semua pembangunan,” tandasnya. (ewa/can)

MANADOPOST.ID–Fly over atau jalan layang yang menghubungkan Boulevard Dua Manado dengan wilayah Molas terus digenjot Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Saat dikonfirmasi, Jumat (8/5) kemarin, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut, Steve Kepel mengatakan, proses pembebasan lahan sudah dilakukan untuk fly over tersebut.

“Jadi untuk fly over dari Boulevard Dua menghubungkan Molas, kita sudah lakukan land clearing. Itu adalah proses pembersihan, sebelum proses pekerjaan fisik dilakukan. Proses lenad clearing ini sangat penting,” tuturnya.

Kepel mengatakan, pelaksanaan land clearing telah dilaksanakan pada Maret 2020. “Proses land clearing itu sangat penting. Agar tidak ada lagi ganguan saat pekerjaan fisik dilakukan. Jadi untuk hal land clearing ini kita telah lakukan dengan

panjang kurang lebih 300 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Jadi proses penyediaan lahan menjadi wewenang kita, dan pekerjaan fisik pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, sampai saat ini semua perencanaan pekerjaan dan program memang terus dilakukan. Ada sedikit hambatan karena pandemi Covid-19 namun terus berjalan sesuai rencana.

“Semua pekerjaan yang kita rencanakan terus berjalan. Tidak ada penundaan yang terjadi. Memang keterhambatan tetap ada. Karena berpengaruh dengan mobilisasi dan pekerjaan, tapi secara perlahan kita tuntaskan,” imbuhnya.

Kandouw juga mengatakan, sampai saat ini Sulut tetap menjadi daerah prioritas dalam pembangunan. Kekhususan Sulut sebagai daerah yang dikembangkan tetap terjaga.

“Ada dukungan anggaran yang diberikan tentunya. Karena memang Sulut ini tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan. Kita tentu berharap dukungan penuh masyarakat. Apalagi pemerintah saat ini memiliki banyak konsentrasi kerja. Masyarakat harus terlibat dalam semua pembangunan,” tandasnya. (ewa/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/