25C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Pekan Depan, PNS Pemprov Divaksinasi

MANADOPOST.ID—Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berjalan. Kali ini, menyasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) hal itu disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen, Selasa (9/2) kemarin. Menurut Silangen, pembahasan kesiapan vaksinasi telah dilakukan dengan matang.

“Vaksinasi penting, karena kita akan melakukan sejumlah agenda strategis selama tahun 2021. Pada pekan depan akhir bulan Februari seluruh pelayan publik akan dilakukan vaksinasi, termasuk kita semua yang ada di kantor gubernur ini. Karena sesuai edaran Menteri Kesehatan RI bahwa di tahap kedua ini akan divaksinasi kepada pelayan publik, pelaku ekonomi, tenaga kesehatan yang belum divaksinasi serta yang ditentukan oleh kepala daerah,” katanya.

Meskipun ada vaksinasi, Silangen juga menegaskan Pemprov Sulut masih tetap fokus untuk mencegah dan menangani pandemi Covid-19 lewat penerapan protokol kesehatan baik memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

“Mulai dari kantor gubernur ini karena itu kantor ini harus menjadi contoh untuk menjalankan Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19,” ungkapnya.

Silangen mengatakan Pemprov Sulut tengah menyiapkan periode kedua kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw yang sudah ditetapkan oleh KPU Sulut sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut terpilih, yang rencana pelantikannya dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Jumat pekan ini.

“Semua agenda telah disiapkan. Karena itu semua PNS harus tetap fokus dalam menjalankan tugas,” bebernya.

Saat dikonfirmasi koran ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Provinsi Sulut dr Debie Kalalo mengatakan bahwa, penyuntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac bagi Nakes ditargetkan bisa tuntas pada Minggu ketiga bulan Februari.

“Iya untuk seluruh kabupaten/kota, pemberian vaksinasi bagi Nakes kita targetkan bisa selesai pada Februari mendatang. Dan setelah Nakes, pemberian vaksinasi akan menyentuh kepada PNS yang menyelenggarakan pelayanan publik,” kuncinya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru