29.4 C
Manado
Wednesday, 5 October 2022

KPU Sulut Warning Jajaran Kab/Kota Soal Pemadanan Data Pemilih, Batas Akhir September 2022

MANADOPOST.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut terus koordinasikan terkait sinkronisasi data invalid dan ganda.

Kamis (11/8) dilakukan rapat koordinasi bersama jajaran KPU kabupaten/kota secara daring.

“Rakor ini dalam rangka menindaklanjuti terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tahun 2022,” kata Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sulut, Lanny Ointu.

Menurutnya, rapat koordinasi ini untuk kesekian kalinya diadakan untuk koordinasi sinkronisasi data invalid dan ganda.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pada kesempatan itu juga, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Minahasa, Lidya Malonda didampingi Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi; Fachrudin Lauma serta staf dan operator SIDALIH Surya Darma dan Alindri Podo memberi laporan terkait surat edaran 17 tahun 2022.

Baca Juga:  Esok, OD-SK Ditetapkan KPU Sulut

Malonda menyampaikan progres sementara hasil koordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Minahasa bahwa pemadanan data ganda sudah mencapai 44 persen. Dan untuk data anomali sudah 100 persen, data padan 94 persen, data tidak padan 1 persen, data meninggal dunia 31 persen.

Menanggapi itu, KPU Sulut mengarahkan KPU Minahasa bersama KPU kabupaten/kota untuk koordinasi kembali bersama Disdukcapil dalam menyelesaikan Pemadanan data tersebut.

“Batas waktu yang diberikan sampai akhir September 2022,” tegas Ointu didampingi Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Meidy Tinangon, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Salman Saelangi, serta Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU kabupaten/kota bersama Kasubbag Program dan Data serta Operator Sidalih KPU kabupaten/kota se-Sulut secara daring. (ando)

Baca Juga:  Dapat Dana Hibah, FKDM Sulut Konsentrasi di Berbagai Program yang Perspektif

MANADOPOST.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut terus koordinasikan terkait sinkronisasi data invalid dan ganda.

Kamis (11/8) dilakukan rapat koordinasi bersama jajaran KPU kabupaten/kota secara daring.

“Rakor ini dalam rangka menindaklanjuti terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tahun 2022,” kata Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sulut, Lanny Ointu.

Menurutnya, rapat koordinasi ini untuk kesekian kalinya diadakan untuk koordinasi sinkronisasi data invalid dan ganda.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Minahasa, Lidya Malonda didampingi Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi; Fachrudin Lauma serta staf dan operator SIDALIH Surya Darma dan Alindri Podo memberi laporan terkait surat edaran 17 tahun 2022.

Baca Juga:  Esok, OD-SK Ditetapkan KPU Sulut

Malonda menyampaikan progres sementara hasil koordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Minahasa bahwa pemadanan data ganda sudah mencapai 44 persen. Dan untuk data anomali sudah 100 persen, data padan 94 persen, data tidak padan 1 persen, data meninggal dunia 31 persen.

Menanggapi itu, KPU Sulut mengarahkan KPU Minahasa bersama KPU kabupaten/kota untuk koordinasi kembali bersama Disdukcapil dalam menyelesaikan Pemadanan data tersebut.

“Batas waktu yang diberikan sampai akhir September 2022,” tegas Ointu didampingi Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Meidy Tinangon, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Salman Saelangi, serta Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU kabupaten/kota bersama Kasubbag Program dan Data serta Operator Sidalih KPU kabupaten/kota se-Sulut secara daring. (ando)

Baca Juga:  Golioth Desak Pemasukan Berkas Perbaikan Tepat Waktu

Most Read

Artikel Terbaru

/