24.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

VAP: Saatnya Seorang Ibu Pimpin Sulut

MANADO— Debat publik paslon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (11/11) malam mengangkat tema kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan penanggulangan kemiskinan, (ekonomi, industri, perdagangan dan teknologi, UMKM dan koperasi, gender, disabilitas dan anak).

Pada segmen akhir, calon gubernur nomor urut 2 Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP), menuturkan dirinya berdoa kepada Tuhan semoga dijadikan gubernur Sulawesi Utara. Kata VAP, sudah saatnya seorang ibu menjadi pemimpin Sulut.

“Saya seorang ibu, kasih kesempatan seorang ibu untuk memimpin Sulawesi Utara. Dalam 1 Timotius 6 ayat 18, jika Tuhan memberi saya kekayaan, saya ingin membagi-bagi seluruh Sulawesi Utara. Doakan saya seorang ibu untuk bisa memimpin Sulawesi utara. Jangan hanya laki-laki, kasih kesempatan untuk seorang ibu,” tuturnya.

Lanjutnya, dalam pergumulan melewati pandemi Covid-19, memang membutuhkan sentuhan seorang ibu. “VAP memimpin kita melewati pandemi ini dengan kasih saying,” tandasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sementara HR menuturkan, terkait kemiskinan, menurutnya pada dasarnya berkaitan dengan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar hidup. Katanya, tugas pemerintah yaitu harus hadir di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat miskin terlebih berbarengan dengan itu ada pada bencana non alam ini.

“Oleh karena itu, strategi pengentasan kemiskinan oleh pemerintah itu harus berlaku koordonatif. Pemerintah provinsi sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat maka harus melaksanakannya secara sinergi, koordinatif dan senantiasa selalu melaksanakannya dengan hati yang mengasihi dan mencintai rakyatnya. Tugas pemerintah adalah melindungi dan membantu masyarakat yang mengalami kemiskinan, baik kemiskinan sementara maupun kronis,” bebernya.

Oleh karena itu tambahnya, VAP-HR menyiapkan program-program strategis ke depan, dalam tiga program yang mengejawantahkan program nasional. “Yaitu bagaimana penyediaan kebutuhan pokok, pengembangan sistem jaminan sosial, pengembangan budaya usaha terlebih usaha mikro kecil menengah itu merupakan cita-cita kami untuk memperkuat ekonomi rakyat di tengah-tengah mengalami pandemi Covid-19 ini. Kita harus bersama, bersatu, bergandengan tangan. Tidak bisa sendiri-sendiri. Berjuang melewati bencana ini bersama VAP dan Hendry,” kuncinya.(ria)

MANADO— Debat publik paslon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (11/11) malam mengangkat tema kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan penanggulangan kemiskinan, (ekonomi, industri, perdagangan dan teknologi, UMKM dan koperasi, gender, disabilitas dan anak).

Pada segmen akhir, calon gubernur nomor urut 2 Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP), menuturkan dirinya berdoa kepada Tuhan semoga dijadikan gubernur Sulawesi Utara. Kata VAP, sudah saatnya seorang ibu menjadi pemimpin Sulut.

“Saya seorang ibu, kasih kesempatan seorang ibu untuk memimpin Sulawesi Utara. Dalam 1 Timotius 6 ayat 18, jika Tuhan memberi saya kekayaan, saya ingin membagi-bagi seluruh Sulawesi Utara. Doakan saya seorang ibu untuk bisa memimpin Sulawesi utara. Jangan hanya laki-laki, kasih kesempatan untuk seorang ibu,” tuturnya.

Lanjutnya, dalam pergumulan melewati pandemi Covid-19, memang membutuhkan sentuhan seorang ibu. “VAP memimpin kita melewati pandemi ini dengan kasih saying,” tandasnya.

Sementara HR menuturkan, terkait kemiskinan, menurutnya pada dasarnya berkaitan dengan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar hidup. Katanya, tugas pemerintah yaitu harus hadir di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat miskin terlebih berbarengan dengan itu ada pada bencana non alam ini.

“Oleh karena itu, strategi pengentasan kemiskinan oleh pemerintah itu harus berlaku koordonatif. Pemerintah provinsi sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat maka harus melaksanakannya secara sinergi, koordinatif dan senantiasa selalu melaksanakannya dengan hati yang mengasihi dan mencintai rakyatnya. Tugas pemerintah adalah melindungi dan membantu masyarakat yang mengalami kemiskinan, baik kemiskinan sementara maupun kronis,” bebernya.

Oleh karena itu tambahnya, VAP-HR menyiapkan program-program strategis ke depan, dalam tiga program yang mengejawantahkan program nasional. “Yaitu bagaimana penyediaan kebutuhan pokok, pengembangan sistem jaminan sosial, pengembangan budaya usaha terlebih usaha mikro kecil menengah itu merupakan cita-cita kami untuk memperkuat ekonomi rakyat di tengah-tengah mengalami pandemi Covid-19 ini. Kita harus bersama, bersatu, bergandengan tangan. Tidak bisa sendiri-sendiri. Berjuang melewati bencana ini bersama VAP dan Hendry,” kuncinya.(ria)

Most Read

Artikel Terbaru

/