25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Program Vaksinasi, Pemprov-Polda Koordinasi

MANADOPOST.ID—Program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berjalan. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan pihak Polda Sulut maupun jajaran Forkopimda dalam kesuksesan program vaksinasi Covid-19. Hal tersebut terbukti dengan adanya koordinasi antara pihak Pemprov Sulut dan Polda Sulut dalam upaya kelancaran program vaksinasi di bumi Nyiur Melambai.

Saat dikonfirmasi koran ini, Kamis (11/2) kemarin, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen mengatakan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan pihak TNI/Polri serta jajaran Forkopimda terkait kegiatan vaksinasi. Pasalnya menurut Silangen, jalannya program vaksinasi harus didukung semua elemen.

“Peran dari rekan-rekan kepolisian itu dalam kesuksesan program vaksinasi sangatlah penting. Dimana jajaran TNI/Polri selalu intensif dalam kesuksesan program vaksinasi ini. Maka dari itu koordinasi dan komunikasi dengan Forkopimda terus dilakukan Pemprov Sulut,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan apel kesiapan yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan menggelar tenaga kesehatan sebagai vaksinator dan Bhabinkamtibmas sebagai tracer ini, merupakan wujud keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional.

“Kita sudah siap menurunkan tenaga-tenaga vaksinator di kabupaten/kota untuk program vaksinasi. Kita turunkan seluruh kekuatan kita, para Bhabinkamtibmas di seluruh polres ada kurang lebih 500 Bhabinkamtibmas kita dorong untuk membantu itu. Belum lagi tenaga medis yang kurang lebih 55 orang,” ujarnya.

Pemberian vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini tentunya membutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan sebagai vaksinator. Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan.

900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa. Selain hal tersebut, Polri juga sudah menyiapkan 40.336 personel Bhabinkamtibmas yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dalam upaya tracing sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Jadi Polri berkomitmen siap melaksanakan dan mengawal program vaksinasi nasional serta seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kunci Panca. (ewa/gel)

Artikel Terbaru