22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Ini Saran WL untuk Memutus Penularan Covid-19

MANADOPOST.ID–Angka pasien positif Covid-19 terus bertambah. Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut mendorong pemerintah, khususnya Pemkot Tomohon, terus lakukan langkah-langkah pencegahan.

Menurut Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut itu, ada beberapa cara yang bisa diterapkan. Di antaranya pertajam sosialisasi kepada warga untuk patuh terhadap prinsip social distancing dan physical distancing. “Cara ini paling ampuh memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata WL, sapaan akrabnya.

Kemudian, dirinya mengatakan alokasi anggaran untuk bantuan sembako pada warga miskin harus segera disiapkan. “Bantuan harus ada, agar masyarakat bisa menjalankan langkah pertama,” tegas WL sapaan akrabnya.

Selanjutnya, Wakil Ketua Komisi I ini menyarankan Pemkot berkoordinasi dengan Pemprov dan menjalankan tracing kepada kontak terdekat dari pasien terkonfirmasi positif.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Dari langkah itulah akan dilakukan maping dan cluster, sehingga bisa diketahui polanya, mana wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi zona rawan, hasil tracing dan secara umum. Sehingga kebutuhan yang harus disegerakan itu secepatnya dipenuhi,” jelasnya.

Berlanjut ke tahapan sesuai protokol kesehatan. Yakni, memaksimalkan area penyemprotan disinfektan yang diprioritaskan dari maping yang telah ditetapkan nantinya.

“Di situlah kita akan melakukan semacam terapi pendekatan secara maksimal, termasuk bagaimana meminimalisir dengan langkah-langkah protokol kesehatan. Di antaranya tindakan-tindakan semacam penyemprotan disinfektan,” imbaunya

Kelima, minimalisir mobilisasi penduduk yang datang atau yang berada di dalam kota dengan cara melakukan pembatasan pergerakan orang di dalam kota. “Supaya masyarakat tahu, mengingatkan masyarakat untuk tetap berada di rumah dan tidak berkumpul di pusat-pusat keramaian,” lanjutnya.

Bahkan, tambahnya, di pasar masih banyak penjual dan pembeli yang tidak memakai masker, tidak menjaga jarak.

“Kita juga harus meyakinkan orang-orang tidak berkumpul tempat umum. Seperti tempat ibadah dan lain-lain kan sudah ada edarannya. Mudah-mudahan ini efektif di lapangan, dan jika diperlukan, mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan maupun mobilitas penduduk ke tingkat lingkungan,” terangnya.

Sedangkan dua langkah terakhir, Pemkot harusnya mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) minimal 100 set dan 1.000 masker di RS pemerintah maupun swasta dalam kota.

“Ujung tombak perlu diperhatikan penuh dalam penanganan Covid -19 ini, utamakan keselamatan mereka dalam bertugas. Sedangkan langkah yang terakhir, diharapkan Pemkot Tomohon segera melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan pembagian masker untuk masyarakat,” pungkas WL, melalui rilis resminya.(*)

MANADOPOST.ID–Angka pasien positif Covid-19 terus bertambah. Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut mendorong pemerintah, khususnya Pemkot Tomohon, terus lakukan langkah-langkah pencegahan.

Menurut Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut itu, ada beberapa cara yang bisa diterapkan. Di antaranya pertajam sosialisasi kepada warga untuk patuh terhadap prinsip social distancing dan physical distancing. “Cara ini paling ampuh memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata WL, sapaan akrabnya.

Kemudian, dirinya mengatakan alokasi anggaran untuk bantuan sembako pada warga miskin harus segera disiapkan. “Bantuan harus ada, agar masyarakat bisa menjalankan langkah pertama,” tegas WL sapaan akrabnya.

Selanjutnya, Wakil Ketua Komisi I ini menyarankan Pemkot berkoordinasi dengan Pemprov dan menjalankan tracing kepada kontak terdekat dari pasien terkonfirmasi positif.

“Dari langkah itulah akan dilakukan maping dan cluster, sehingga bisa diketahui polanya, mana wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi zona rawan, hasil tracing dan secara umum. Sehingga kebutuhan yang harus disegerakan itu secepatnya dipenuhi,” jelasnya.

Berlanjut ke tahapan sesuai protokol kesehatan. Yakni, memaksimalkan area penyemprotan disinfektan yang diprioritaskan dari maping yang telah ditetapkan nantinya.

“Di situlah kita akan melakukan semacam terapi pendekatan secara maksimal, termasuk bagaimana meminimalisir dengan langkah-langkah protokol kesehatan. Di antaranya tindakan-tindakan semacam penyemprotan disinfektan,” imbaunya

Kelima, minimalisir mobilisasi penduduk yang datang atau yang berada di dalam kota dengan cara melakukan pembatasan pergerakan orang di dalam kota. “Supaya masyarakat tahu, mengingatkan masyarakat untuk tetap berada di rumah dan tidak berkumpul di pusat-pusat keramaian,” lanjutnya.

Bahkan, tambahnya, di pasar masih banyak penjual dan pembeli yang tidak memakai masker, tidak menjaga jarak.

“Kita juga harus meyakinkan orang-orang tidak berkumpul tempat umum. Seperti tempat ibadah dan lain-lain kan sudah ada edarannya. Mudah-mudahan ini efektif di lapangan, dan jika diperlukan, mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan maupun mobilitas penduduk ke tingkat lingkungan,” terangnya.

Sedangkan dua langkah terakhir, Pemkot harusnya mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) minimal 100 set dan 1.000 masker di RS pemerintah maupun swasta dalam kota.

“Ujung tombak perlu diperhatikan penuh dalam penanganan Covid -19 ini, utamakan keselamatan mereka dalam bertugas. Sedangkan langkah yang terakhir, diharapkan Pemkot Tomohon segera melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan pembagian masker untuk masyarakat,” pungkas WL, melalui rilis resminya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/