28.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Debat Pilgub Kedua, KPU Sulut Tampil Maksimal

MANADOPOST.ID—Debat publik kedua yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung sukses.

Digelar di Mercure Hotel Tateli, debat kali ini disiarkan TVRI nasional dan berlangsung pukul 20.00 Wita hingga 22.00 Wita. KPU juga merancang konsep debat kali ini sedikit berbeda dengan debat perdana.

“Kalau perdana di outdoor yang menonjolkan alam Sulut, debat kedua kita gelar di indoor. Kami pun merancangnya sedemikian rupa dan tampil elegan,” tutur komisioner KPU Sulut Salman Saelangi, yang ditemui di lokasi debat.

Yang tidak berbeda, lanjutnya, protokol kesehatan Covid-19 tetap diutamakan. Di mana penyelenggara membatasi peserta yang hadir di lokasi debat. “Protokol kesehatan Covid-19 tetap menjadi yang utama. Kita menggelar debat sesuai dengan PKPU,” tegasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kemudian ketika membuka kegiatan ini, Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh memaparkan, debat yang dilaksanakan KPU mengambil tema kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan penanggulangan kemiskinan, (ekonomi, industri, perdagangan dan teknologi, UMKM dan koperasi, gender, disabilitas dan anak).

“Untuk mempertajam tema yang kita tetapkan ini, KPU Sulut melakukan penyusunan materi oleh ahli dan pakar di bidang masing-masing. Terkait tema malam ini juga, kita mengundang perwakilan kelompok disabilitas,” ujar Mewoh.

Dia berharap, masyarakat Sulut bisa disajikan visi dan misi calon untuk memberikan keyakinan pada masyarakat, bahwa calon yang dipilih membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sulut.

“Kami berharap muncul dialetika positif bukan sekadar seremonial di debat calon. Karena masyarakat Sulut menantikan visi dan misi untuk memastikan mereka datang ke TPS pada 9 Desember mendatang,” kuncinya.(gel)

MANADOPOST.ID—Debat publik kedua yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung sukses.

Digelar di Mercure Hotel Tateli, debat kali ini disiarkan TVRI nasional dan berlangsung pukul 20.00 Wita hingga 22.00 Wita. KPU juga merancang konsep debat kali ini sedikit berbeda dengan debat perdana.

“Kalau perdana di outdoor yang menonjolkan alam Sulut, debat kedua kita gelar di indoor. Kami pun merancangnya sedemikian rupa dan tampil elegan,” tutur komisioner KPU Sulut Salman Saelangi, yang ditemui di lokasi debat.

Yang tidak berbeda, lanjutnya, protokol kesehatan Covid-19 tetap diutamakan. Di mana penyelenggara membatasi peserta yang hadir di lokasi debat. “Protokol kesehatan Covid-19 tetap menjadi yang utama. Kita menggelar debat sesuai dengan PKPU,” tegasnya.

Kemudian ketika membuka kegiatan ini, Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh memaparkan, debat yang dilaksanakan KPU mengambil tema kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan penanggulangan kemiskinan, (ekonomi, industri, perdagangan dan teknologi, UMKM dan koperasi, gender, disabilitas dan anak).

“Untuk mempertajam tema yang kita tetapkan ini, KPU Sulut melakukan penyusunan materi oleh ahli dan pakar di bidang masing-masing. Terkait tema malam ini juga, kita mengundang perwakilan kelompok disabilitas,” ujar Mewoh.

Dia berharap, masyarakat Sulut bisa disajikan visi dan misi calon untuk memberikan keyakinan pada masyarakat, bahwa calon yang dipilih membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sulut.

“Kami berharap muncul dialetika positif bukan sekadar seremonial di debat calon. Karena masyarakat Sulut menantikan visi dan misi untuk memastikan mereka datang ke TPS pada 9 Desember mendatang,” kuncinya.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/