27C
Manado
Rabu, 27 Januari 2021

Hari Ini, 16 Kaban Kesbangpol Bahas Vaksinasi

MANADOPOST.ID—Menindaklanjuti berbagai program strategis pemerintah di tahun 2021 ini, 16 kepala badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di 15 kabupaten/kota dan provinsi, bakal duduk bersama.

Hal ini disampaikan Kaban Kesbangpol Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) Steven Liow, Selasa (12/1) kemarin. Selain Kaban Kesbangpol yang akan duduk bersama, juga akan hadir 33 mitra strategis Kesbangpol Sulut termasuk TNI/Polri.

“Ini adalah rapat terbatas yang diadakan dengan pembatasan jumlah dan yang lain akan mengikuti lewat aplikasi zoom. Dan yang akan dibahas antara lain adalah mengamankan instruksi gubernur tentang penanganan penyebaran Covid-19.

Mulai dari sosialisasi penyuntikan vaksin, sampai pembatasan kerumunan dan pembatasan aktivitas dalam kantor dan aktivitas umum . Selanjutnya yang akan kita bahas evaluasi pelaksanaan Pilkada termasuk persiapan alih kepemimpinan di kabupaten/kota,” tuturnya.

Selain itu menurut Liow, juga akan dibahas terkait sinergitas Kesbangpol untuk memanfaatkan program prioritas nasional terlebih khusus untuk amankan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang masuk super prioritas bersama KEK Manado-Minut-Bitung.

Juga akan ada pembahasan terkait pengembangan kawasan Super Hub Bitung, Kawasan Industri Mongondow (Kimong), Jalan Tol Manado-Amurang, serta pembahasan menjadikan Manado kota metropolitan dengan konsep water front city.

“16 Kaban Kesbangpol serta mitra TNI/Polri juga akan membahas, terkait pengembangan kawasan perdagangan Manado, pengamanan pertambangan rakyat, pengembangan pusat perikanan nasional, serta pengembangan industri digital yang didukung cyber optik yang dapat mempercepat akses internet yang canggih didunia dan pengembangan kawasan kota pendidikan dikawasan Indonesia Timur. Kesemuanya ini bergantung pada stabilitas politik dan stabilitas keamanan,” jelasnya.

Liow menerangkan, pemerintah akan mampu menggerakkan pembangunan apabila didukung seluruh rakyat Sulut dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Jadi dalam rapat nanti akan kita kaji bersama dengan instansi terkait isu aktual, masalah dan tantangan serta potensi yang kita miliki untuk mendorong percepatan pembangunan.

Kendala masa lalu seperti Pembebasan lahan dan pembenasan kawasan serta dukungan antar instansi vertikal maupun provinsi serta kabupaten kota yang diharapkan menyatu memberi solusi,” tutupnya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru