31.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Sederhanakan Birokrasi, MenpanRB Paling Lambat Pertengahan Tahun

MANADOPOST.ID—Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali dikunjungi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan terkait percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di Sulut. Hal ini diungkapkan langsung MenpanRB Tjahjo Kumolo saat diwawancarai koran ini, Senin (12/4) kemarin.

“Saya mendorong Sulut mewujudkan pemerintahan baik dan bersih sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan nasional. Upaya ini dilakukan melalui implementasi kebijakan Kementerian PANRB. Kebijakan tersebut antara lain penyederhanaan birokrasi, sistem kerja berbasis digital, manajemen ASN, dan memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Tjahjo juga menerangkan, pertumbuhan investasi merupakan penggerak dalam roda perekonomian negara, sehingga Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan pelayanan publik utamanya pada pemerintah daerah yang langsung bersentuhan kepada masyarakat.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Jadi penyederhanaan birokrasi meliputi tiga aspek yakni tranformasi organisasi, tranformasi sistematika dan transformasi jabatan,” jelasnya.

Tjahjo menambahkan, penyederhanaan birokrasi dilaksanakan paling lambat pertengahan tahun ini.

“Saya diperintahkan paling lambat pertengahan tahun ini di tengah-tengah pandemi Covid-19 kami telah mempersiapkan semua terkait perencanaan. Karena itu saya berharap agar Pemprov Sulut serta 15 kabupaten/kota segera mempersiapkan perencanaan penyederhanaan birokrasi tersebut,” ujarnya.

Lanjut Tjahjo, penyederhanaan birokrasi tersebut akan mempermudah tugas dan fungsi pemerintahan.

“Yang intinya membangun birokrasi yang lebih dinamis, mewujudkan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil (PNS), fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistem kerja dan mendorong efektivitas dan efesiensi kinerja. Nantinya penyederhanaan birokrasi ini akan sampai ke Sulut. Maka kunjungan saya kemari, untuk kembali mengingatkan hal tersebut. Karena ini adalah pesan langsung dari Pak Presiden RI Joko Widodo,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) menyambut baik Kunjungan kerja (Kunker) MenpanRB Tjahjo Kumolo untuk mempercepat reformasi birokrasi di Sulut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak MenpanRB meskipun dalam kesibukan menyempatkan berkunjung ke Sulut. Dan memang pertemuan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas bagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” tutupnya. (ewa/gel)

MANADOPOST.ID—Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali dikunjungi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan terkait percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di Sulut. Hal ini diungkapkan langsung MenpanRB Tjahjo Kumolo saat diwawancarai koran ini, Senin (12/4) kemarin.

“Saya mendorong Sulut mewujudkan pemerintahan baik dan bersih sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan nasional. Upaya ini dilakukan melalui implementasi kebijakan Kementerian PANRB. Kebijakan tersebut antara lain penyederhanaan birokrasi, sistem kerja berbasis digital, manajemen ASN, dan memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Tjahjo juga menerangkan, pertumbuhan investasi merupakan penggerak dalam roda perekonomian negara, sehingga Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan pelayanan publik utamanya pada pemerintah daerah yang langsung bersentuhan kepada masyarakat.

“Jadi penyederhanaan birokrasi meliputi tiga aspek yakni tranformasi organisasi, tranformasi sistematika dan transformasi jabatan,” jelasnya.

Tjahjo menambahkan, penyederhanaan birokrasi dilaksanakan paling lambat pertengahan tahun ini.

“Saya diperintahkan paling lambat pertengahan tahun ini di tengah-tengah pandemi Covid-19 kami telah mempersiapkan semua terkait perencanaan. Karena itu saya berharap agar Pemprov Sulut serta 15 kabupaten/kota segera mempersiapkan perencanaan penyederhanaan birokrasi tersebut,” ujarnya.

Lanjut Tjahjo, penyederhanaan birokrasi tersebut akan mempermudah tugas dan fungsi pemerintahan.

“Yang intinya membangun birokrasi yang lebih dinamis, mewujudkan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil (PNS), fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistem kerja dan mendorong efektivitas dan efesiensi kinerja. Nantinya penyederhanaan birokrasi ini akan sampai ke Sulut. Maka kunjungan saya kemari, untuk kembali mengingatkan hal tersebut. Karena ini adalah pesan langsung dari Pak Presiden RI Joko Widodo,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) menyambut baik Kunjungan kerja (Kunker) MenpanRB Tjahjo Kumolo untuk mempercepat reformasi birokrasi di Sulut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak MenpanRB meskipun dalam kesibukan menyempatkan berkunjung ke Sulut. Dan memang pertemuan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas bagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” tutupnya. (ewa/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/