alexametrics
25.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Sulut Siap Gelar Vaksinasi

MANADOPOST.ID—Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memastikan diri siap menggelar vaksinasi Covid-19. Hal ini dilakukan, pasalnya angka penularan masih tergolong tinggi serta vaksin Covid-19 telah didistribusikan ke dua daerah.

Kepada koran ini, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen mengatakan, Pemprov Sulut terus membangun sinergitas dengan semua pihak dalam kesuksesan vaksinasi.

“Jika koordinasi dan komunikasi berjalan maka akan semakin menyatukan pemahaman, tekad dan komitmen semua stakeholder dalam menangani dan mengendalikan pandemik Covid-19 di Sulut.

Apalagi kalau kita lihat data per 12 Januari, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut berjumlah 10.687, dengan rincian, 7.774 kasus sembuh, 343 meninggal, dan 2570 kasus aktif dalam perawatan/pemantauan. Melihat data epidemiologis itu, berarti angka kesembuhan mencapai 72,74 persen dan angka fatalitas sebesar 3,20 persen,” tuturnya, Rabu (13/1) kemarin.

Silangen menerangkan, berdasarkan perkembangan peta zonasi risiko dalam tiga Minggu terakhir ini juga membaik. Pertambahan jumlah kasus harian pun semakin sedikit.

“Namun kiranya ini tidak membuat kita kendor dalam pelaksanaan tugas-tugas kita untuk terus optimal dalam penanganan pandemik Covid-19 di Sulut. Kegiatan tracing, testing, treatment, serta isolasi harus tetap optimal kita lakukan. Laboratorium RT PCR di Sulut harus optimal pengelolaan dan penggunaannya,” sambungnya.

Silangen menyebutkan, upaya-upaya antisipasi penyebaran dan kenaikan kasus harus semakin intens. Hal ini dapat dilakukan dengan sejumlah rencana, mulai dari kabupaten/kota harus menambah ruang isolasi sebanyak 30 persen dari existing sekarang, perlu adanya penambahan ruangan dan SDM untuk perawatan diruang intensif ICU Covid-19, disiplin penegakkan 3M harus diperketat serta kegiatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment, Red) harus diperluas.

“Selanjutnya, terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19, saya optimis pelaksanaan vaksinasi di Sulut berjalan sebagaimana yang telah direncanakan dan diharapkan bersama,” katanya.

Adapun vaksin Covid-19 sudah tiba diungkapkan Silangen, sebanyak 23.670 dosis, dan sudah didistribusi kedua kota yakni Tomohon dan Manado sesuai dengan surat dari Direktur Jenderal Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, SR.02.06/II/80/2021 tertanggal 8 januari 2021 terkait distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi tahap awal akan dilaksanakan di dua kota ini, 10 sampai dengan 12 hari selanjutnya dilaksanakan di 13 kabupaten/kota. Sedangkan launching vaksinasi Provinsi Sulut akan dilaksanakan pada Jumat 15 Januari bertempat di RS Lapangan Covid-19 Kita Waya Manado dan sebagai penerima awal vaksin Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Forkopimda,” kuncinya. (ewa/gel)

MANADOPOST.ID—Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memastikan diri siap menggelar vaksinasi Covid-19. Hal ini dilakukan, pasalnya angka penularan masih tergolong tinggi serta vaksin Covid-19 telah didistribusikan ke dua daerah.

Kepada koran ini, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen mengatakan, Pemprov Sulut terus membangun sinergitas dengan semua pihak dalam kesuksesan vaksinasi.

“Jika koordinasi dan komunikasi berjalan maka akan semakin menyatukan pemahaman, tekad dan komitmen semua stakeholder dalam menangani dan mengendalikan pandemik Covid-19 di Sulut.

Apalagi kalau kita lihat data per 12 Januari, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut berjumlah 10.687, dengan rincian, 7.774 kasus sembuh, 343 meninggal, dan 2570 kasus aktif dalam perawatan/pemantauan. Melihat data epidemiologis itu, berarti angka kesembuhan mencapai 72,74 persen dan angka fatalitas sebesar 3,20 persen,” tuturnya, Rabu (13/1) kemarin.

Silangen menerangkan, berdasarkan perkembangan peta zonasi risiko dalam tiga Minggu terakhir ini juga membaik. Pertambahan jumlah kasus harian pun semakin sedikit.

“Namun kiranya ini tidak membuat kita kendor dalam pelaksanaan tugas-tugas kita untuk terus optimal dalam penanganan pandemik Covid-19 di Sulut. Kegiatan tracing, testing, treatment, serta isolasi harus tetap optimal kita lakukan. Laboratorium RT PCR di Sulut harus optimal pengelolaan dan penggunaannya,” sambungnya.

Silangen menyebutkan, upaya-upaya antisipasi penyebaran dan kenaikan kasus harus semakin intens. Hal ini dapat dilakukan dengan sejumlah rencana, mulai dari kabupaten/kota harus menambah ruang isolasi sebanyak 30 persen dari existing sekarang, perlu adanya penambahan ruangan dan SDM untuk perawatan diruang intensif ICU Covid-19, disiplin penegakkan 3M harus diperketat serta kegiatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment, Red) harus diperluas.

“Selanjutnya, terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19, saya optimis pelaksanaan vaksinasi di Sulut berjalan sebagaimana yang telah direncanakan dan diharapkan bersama,” katanya.

Adapun vaksin Covid-19 sudah tiba diungkapkan Silangen, sebanyak 23.670 dosis, dan sudah didistribusi kedua kota yakni Tomohon dan Manado sesuai dengan surat dari Direktur Jenderal Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, SR.02.06/II/80/2021 tertanggal 8 januari 2021 terkait distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi tahap awal akan dilaksanakan di dua kota ini, 10 sampai dengan 12 hari selanjutnya dilaksanakan di 13 kabupaten/kota. Sedangkan launching vaksinasi Provinsi Sulut akan dilaksanakan pada Jumat 15 Januari bertempat di RS Lapangan Covid-19 Kita Waya Manado dan sebagai penerima awal vaksin Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Forkopimda,” kuncinya. (ewa/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/