31C
Manado
Minggu, 7 Maret 2021

Legislator Jangan `Wowo`

MANADOPOST.ID—Tiga legislator pengganti antar waktu (PAW) DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dilantik, Kamis (14/1), kemarin.

Masing-masih Fraksi Partai Demokrat Hendry Walukouw menggantikan Netty Agnes Pantow dengan daerah pemilihan Minahasa Utara-Bitung, Herry Rotinsulu di dapil yang sama menggantikan Hengky Honandar dari Fraksi PDI Perjuangan serta Herol Kaawoan dari Partai Gerindra dapil Minahasa-Tomohon mem-PAW Wenny Lumentut.

Pengangkatan janji dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen dalam paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw. Silangen kesempatan itu mengingatkan para anggota dewan baru ini terkait tugas dan kewajiban legislator.

“Ada tiga tugas utama kita sebagai wakil rakyat. Yakni legislasi, budgeting, dan pengawasan. Sumpah serta janji yang diambil hari ini tak hanya menjadi tanggung jawan Anda pada Tuhan namun juga ke konstituen atau masyarakat yang Anda wakili,” ujar Silangen. Dia berharap, tiga legislator tersebut mampu melaksanakan tugas ini dengan baik.

Senada disampaikan Wagub Steven Kandouw. “Anda duduk di parlemen. Parlemen diambil dari kata parle yang artinya bicara. Jadi ketika Anda duduk di kursi parlemen Anda harus bicara. Jangan ‘wowo’ (bisu, red),” pesan Kandouw.

Namun, lanjut politikus PDI Perjuangan ini, jika bicara wajib substansial dengan mengantongi data serta telah melakukan identifikasi di lapangan. “Agar produk yang dikeluarkan benar-benar berkualitas. Tidak asal bicara,” tambahnya.

Ketiga anggota dewan yang baru ini juga sepakat akan bekerja maksimal di sisa periode. “Saya pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara. Itu jadi sedikit bekal saya menjalani tugas baru di sini sembari terus belajar,” kata Walukouw yang ditempatkan di Komisi I, membidangi politik dan pemerintahan.

Hal yang sama disampaikan Kaawoan. “Saya akan berusaha bekerja sesuai dengan tugas-tugas wakil rakyat,” tutur personel Komisi I ini. Kemudian Rotinsulu yang merupakan mantan birokrat Pemprov Sulut menuturkan, dirinya dipercayakan di Komisi II.

“Tugas-tugas kedewanan terus saya pelajari agar bisa bekerja maksimal di lembaga yang terhormat ini,” tandasnyq.(gel)

Artikel Terbaru