24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Dari Miangas sampai Pinagoluman

CEP- SSL Siapkan 200 Juta untuk Tiap Desa

MANADO— Program Calon Gubernur  dan Wakil Gubernur  Sulut yang diusung Partai Golkar, PAN dan Demokrat, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Sehan Salim Landjar (SSL) benar- benar pro rakyat, dan belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya.

Sebut saja akan memberikan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) kepada 5.000-an guru SMA dan SMK. Terbaru CEP-SSL siap memberikan dana segar kepada 1.507 desa di Sulut dari Miangas sampai Pinagoluman sebesar Rp 200 juta tiap desa.

Menurut CEP, hampir sepuluh tahun dirinya dan Sehan menjadi bagian pemerintah desa di wilayah kabupaten yang mereka pimpin.

“Mungkin diketahui seluruh masyarakat  terlebih perangkat desa, sumber pendapatan APBDes  saat ini hanya bersumber dari dana  pusat dan kabupaten saja dan belum ada dari APBD Provinsi. Apabila saya dan Pak Sehan dipercaya masyarakat di 15 kabupaten kota yang ada di Sulut menjadi gubernur dan wakil gubernur, maka akan ada bantuan keuangan dari provinsi kepada 1.507 desa di Sulawesi Utara, mulai dari Miangas sampai Pinagoluman. Paling tidak setiap desa akan ketambahan  Rp 200 juta ke dalam APBDESnya,” ujar  CEP.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjutnya, anggaran Rp 200 juta akan ditransfer kepada pemerintah desa dan masuk di dalam APBDes untuk memenuhi kebutuhan operasional pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Dan BPD dalam menjalankan fungsinya seperti menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan kinerja kepala desa dan pembahasan peraturan desa dapat memanfaatkan anggaran operasional tersebut. Demikian juga pemerintah desa dapat memanfaatkan anggaran tersebut untuk bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan bidang pemberdayaan masyarakat,” tambah CEP .

Terpisah Sehan Salim Landjar mengungkapkan  APBD merupakan duit rakyat bukan penguasa. “Uang rakyat harus dikembalikan kepada rakyat. Bila saya dan ibu CEP dipercaya memimpin Sulut, maka Sulut harus bangkit dan rakyatnya harus sejahtera,” ujar Landjar.

Seperti diketahui duet CEP-SSL sudah memperhitungkan secara  matang  berapa alokasi anggaran APBD Propinsi yang akan tersedot dengan program ini dimana mencapai 301 miliar. Alokasi anggaran ini masih sangat realistis mengingat APBD Propinsi Sulut mencapai 4.5 triliun.

Terpisah generasi muda BMR Zulvikar Ambarak mengungkapkan, program  Rp200 juta untuk tiap desa di Sulut yang menjadi program unggulan duet CEP-SSL akan sangat berdampak positif  terhadap pemerataan  pembangunan  dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tersebar di 1.507 desa di Sulut dari Desa Miangas sampai Pinagoluman.(ylo)

MANADO— Program Calon Gubernur  dan Wakil Gubernur  Sulut yang diusung Partai Golkar, PAN dan Demokrat, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Sehan Salim Landjar (SSL) benar- benar pro rakyat, dan belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya.

Sebut saja akan memberikan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) kepada 5.000-an guru SMA dan SMK. Terbaru CEP-SSL siap memberikan dana segar kepada 1.507 desa di Sulut dari Miangas sampai Pinagoluman sebesar Rp 200 juta tiap desa.

Menurut CEP, hampir sepuluh tahun dirinya dan Sehan menjadi bagian pemerintah desa di wilayah kabupaten yang mereka pimpin.

“Mungkin diketahui seluruh masyarakat  terlebih perangkat desa, sumber pendapatan APBDes  saat ini hanya bersumber dari dana  pusat dan kabupaten saja dan belum ada dari APBD Provinsi. Apabila saya dan Pak Sehan dipercaya masyarakat di 15 kabupaten kota yang ada di Sulut menjadi gubernur dan wakil gubernur, maka akan ada bantuan keuangan dari provinsi kepada 1.507 desa di Sulawesi Utara, mulai dari Miangas sampai Pinagoluman. Paling tidak setiap desa akan ketambahan  Rp 200 juta ke dalam APBDESnya,” ujar  CEP.

Lanjutnya, anggaran Rp 200 juta akan ditransfer kepada pemerintah desa dan masuk di dalam APBDes untuk memenuhi kebutuhan operasional pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Dan BPD dalam menjalankan fungsinya seperti menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan kinerja kepala desa dan pembahasan peraturan desa dapat memanfaatkan anggaran operasional tersebut. Demikian juga pemerintah desa dapat memanfaatkan anggaran tersebut untuk bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan bidang pemberdayaan masyarakat,” tambah CEP .

Terpisah Sehan Salim Landjar mengungkapkan  APBD merupakan duit rakyat bukan penguasa. “Uang rakyat harus dikembalikan kepada rakyat. Bila saya dan ibu CEP dipercaya memimpin Sulut, maka Sulut harus bangkit dan rakyatnya harus sejahtera,” ujar Landjar.

Seperti diketahui duet CEP-SSL sudah memperhitungkan secara  matang  berapa alokasi anggaran APBD Propinsi yang akan tersedot dengan program ini dimana mencapai 301 miliar. Alokasi anggaran ini masih sangat realistis mengingat APBD Propinsi Sulut mencapai 4.5 triliun.

Terpisah generasi muda BMR Zulvikar Ambarak mengungkapkan, program  Rp200 juta untuk tiap desa di Sulut yang menjadi program unggulan duet CEP-SSL akan sangat berdampak positif  terhadap pemerataan  pembangunan  dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tersebar di 1.507 desa di Sulut dari Desa Miangas sampai Pinagoluman.(ylo)

Most Read

Artikel Terbaru

/