32.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Hari Ini, KPU Gelar Rekapitulasi DPS

MANADOPOST.ID–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara tetap akan mengikuti jadwal tahapan pilkada yang sudah diatur dalam Peraturan KPU. Di mana pada 15-16 September dilaksanakan rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Ini ditegaskan Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh. “Sesuai Peraturan KPU terkait jadwal tahapan pemilihan kepala daerah, esok (hari ini), kita mulai laksanakan tahapan rekapitulasi daftar pemilih sementara,” sebutnya.

DPS ini kata Mewoh, sudah ditetapkan di 15 kabupaten/kota. KPU provinsi tinggal melakukan rekapitulasi. “Kita sudah siap dan telah sampaikan ke seluruh undangan termasuk stakeholder. Dalam hal ini pemerintah daerah, Dukcapil, TNI/Polri, dan semua yang berkepentingan dengan daftar pemilih ini. Kita juga sudah sampaikam surat pada Bawaslu, undangan ke partai politik. Nanti yang bisa duduk dalam rapat pleno ini,” urainya.

Diakui Mewoh, KPU sudah menerima beberapa catatan dan surat dari Bawaslu terkait permintaan penundaan agenda ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kita sedang membahasnya. Yang pasti kita harus laksanakan sesuai jadwal. Yakni 15 dan 16 September. Kami berkeinginan melaksanakan pleno ini sesuai jadwal. Karena DPS ini sudah berlangsung dari desa, kecamatan, kabupaten dan kini kita lakukan

rekapitulasi. Kita tidak ingin tahapan ini terhambat atau tertunda. Karena saran dari Bawaslu. Tapi kita tetap membahasnya untuk menghargai masukan dan saran Bawaslu. Putusannya esok (hari ini). Apa kita lanjutkan atau tunda sesuai dengan permintaan Bawaslu,” jelasnya.

Mewoh menekankan, KPU akan membahas masukan tersebut secara komprehensif sesuai dengan aspek-aspek yang ada. “Kami tidak mau pemilihan ini tertunda. Kita memastikan tahapan yang ada sesuai aturan dan tepat waktu. Supaya nanti jangan ada keberatan dari pihak lain bahwa KPU tidak melakukan tahapan sesuai undang-undang. Kan nanti juga berdampak sampai di akhir,” kuncinya.

Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda mengatakan, pihaknya menyarankan untuk ditunda karena masih ada masalah di kabupaten/kota, ada beberapa catatan.

“Nanti kami akan koordinasi dengan KPU Sulut lagi. Kan di kabupaten/kota ada yang perlu diselesaikan, esok kami akan berikan masukan. Juga jadwalnya 15-16 September. Mudah-mudahan esok selesai dan kita sama-sama lakukan,” pungkas Malonda, tadi malam.(gel)

MANADOPOST.ID–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara tetap akan mengikuti jadwal tahapan pilkada yang sudah diatur dalam Peraturan KPU. Di mana pada 15-16 September dilaksanakan rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Ini ditegaskan Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh. “Sesuai Peraturan KPU terkait jadwal tahapan pemilihan kepala daerah, esok (hari ini), kita mulai laksanakan tahapan rekapitulasi daftar pemilih sementara,” sebutnya.

DPS ini kata Mewoh, sudah ditetapkan di 15 kabupaten/kota. KPU provinsi tinggal melakukan rekapitulasi. “Kita sudah siap dan telah sampaikan ke seluruh undangan termasuk stakeholder. Dalam hal ini pemerintah daerah, Dukcapil, TNI/Polri, dan semua yang berkepentingan dengan daftar pemilih ini. Kita juga sudah sampaikam surat pada Bawaslu, undangan ke partai politik. Nanti yang bisa duduk dalam rapat pleno ini,” urainya.

Diakui Mewoh, KPU sudah menerima beberapa catatan dan surat dari Bawaslu terkait permintaan penundaan agenda ini.

“Kita sedang membahasnya. Yang pasti kita harus laksanakan sesuai jadwal. Yakni 15 dan 16 September. Kami berkeinginan melaksanakan pleno ini sesuai jadwal. Karena DPS ini sudah berlangsung dari desa, kecamatan, kabupaten dan kini kita lakukan

rekapitulasi. Kita tidak ingin tahapan ini terhambat atau tertunda. Karena saran dari Bawaslu. Tapi kita tetap membahasnya untuk menghargai masukan dan saran Bawaslu. Putusannya esok (hari ini). Apa kita lanjutkan atau tunda sesuai dengan permintaan Bawaslu,” jelasnya.

Mewoh menekankan, KPU akan membahas masukan tersebut secara komprehensif sesuai dengan aspek-aspek yang ada. “Kami tidak mau pemilihan ini tertunda. Kita memastikan tahapan yang ada sesuai aturan dan tepat waktu. Supaya nanti jangan ada keberatan dari pihak lain bahwa KPU tidak melakukan tahapan sesuai undang-undang. Kan nanti juga berdampak sampai di akhir,” kuncinya.

Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda mengatakan, pihaknya menyarankan untuk ditunda karena masih ada masalah di kabupaten/kota, ada beberapa catatan.

“Nanti kami akan koordinasi dengan KPU Sulut lagi. Kan di kabupaten/kota ada yang perlu diselesaikan, esok kami akan berikan masukan. Juga jadwalnya 15-16 September. Mudah-mudahan esok selesai dan kita sama-sama lakukan,” pungkas Malonda, tadi malam.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/