alexametrics
28.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Peserta Diklat Baguna PDIP Diwarning, Kalau Main-main Bakal Tak Lolos Nyaleg

MANADOPOST.ID— Diklat Nasional Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Indonesia Timur (Intim) dibuka oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning, di Desa Pulisan Minut, Selasa (15/3).

Dalam arahannya, Tjiptaning terus ingatkan Baguna untuk berbangga diri. Karena PDI Perjuangan merupakan partai politik satu-satunya yang punya badan bencana.

“Karena Ibu Ketua Umum (Megawati Soakernoputri) bilang, meski kita adalah partai pemenang, dekat dengan istana, beliau selalu bilang kebahahagiaanku bukan sekadar dekat kekuasaan tapi kebahagiaanku bisa menangis dan tertawa dengan rakyat. Itu yang harus dicamkan kader PDI Perjuangan terutama Baguna,” sebutnya.

Tjiptaning juga mengatakan, bencana yang ada di masyarakat bukan saja bencana alam dan non alam. Juga ada bencana sosial. Dia mencontohkan bencana sosial di antaranya kelangkaan minyak goreng hingga saat orang ditolak dari rumah sakit. Menurutnya sangat penting pendidikan bagaimana menyelamatkan korban bencana.

“Peserta jangan main-main. Di daerah lain ada yang main-main. Ada catatannya. Kalau nyaleg sudah pasti tidak lolos,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Tjiptaning kembali mengingatkan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk membantu sesama tanpa pandang bulu.

“Ibu Ketua Umum bilang, kalau menolong orang tidak boleh melihat latar belakang RAS, politik, dan sosial ekonomi. Jangan dibilang itu bukan basis saya atau bukan tim sukses saya, itu bukan separtai dengan saya. Tidak bisa begitu. Tolong dulu dengan kasih sayang, tolong dulu. Jangan pikir apa-apa, apalagi ini mau caleg. Yang penting tolong dulu. Itulah Baguna,” katanya.

Dia pun mengapresiasi gotong royong yang terus terjalin di Sulut. Dia mencontohkan bencana di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Ketika itu Sulut mengirim orang ke sana untuk membantu.

“Itulah gotong royong yang selalu dicamkan Ibu Ketua Umum. Jangan egois. Di PDI Perjuangan harus saling gotong royong, gandeng-menggandeng,” tambahnya.

Baguna, kata Tjiptaning, langsung di bawah kontrol Ketua Umum. “Baguna setiap saat dekat dengan rakyat. Terus dekat dengan rakyat. Itu perintah Ketua Umum,” lanjut Tjiptaning.

Di kesempatan itu dia mengatakan, Megawati sangat peduli dengan bencana. “Ibu Ketum sangat peduli dengan bencana. Selalu pantau berita. Kalau ada bencana selalu hubungi kita. Instruksikan Baguna turun,”sebutnya.

Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan 14 Maret sampai 21 Maret mendatang. Dengan Ketua Panitia Daerah Reza Rumambi. (ando)

MANADOPOST.ID— Diklat Nasional Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Indonesia Timur (Intim) dibuka oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning, di Desa Pulisan Minut, Selasa (15/3).

Dalam arahannya, Tjiptaning terus ingatkan Baguna untuk berbangga diri. Karena PDI Perjuangan merupakan partai politik satu-satunya yang punya badan bencana.

“Karena Ibu Ketua Umum (Megawati Soakernoputri) bilang, meski kita adalah partai pemenang, dekat dengan istana, beliau selalu bilang kebahahagiaanku bukan sekadar dekat kekuasaan tapi kebahagiaanku bisa menangis dan tertawa dengan rakyat. Itu yang harus dicamkan kader PDI Perjuangan terutama Baguna,” sebutnya.

Tjiptaning juga mengatakan, bencana yang ada di masyarakat bukan saja bencana alam dan non alam. Juga ada bencana sosial. Dia mencontohkan bencana sosial di antaranya kelangkaan minyak goreng hingga saat orang ditolak dari rumah sakit. Menurutnya sangat penting pendidikan bagaimana menyelamatkan korban bencana.

“Peserta jangan main-main. Di daerah lain ada yang main-main. Ada catatannya. Kalau nyaleg sudah pasti tidak lolos,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Tjiptaning kembali mengingatkan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk membantu sesama tanpa pandang bulu.

“Ibu Ketua Umum bilang, kalau menolong orang tidak boleh melihat latar belakang RAS, politik, dan sosial ekonomi. Jangan dibilang itu bukan basis saya atau bukan tim sukses saya, itu bukan separtai dengan saya. Tidak bisa begitu. Tolong dulu dengan kasih sayang, tolong dulu. Jangan pikir apa-apa, apalagi ini mau caleg. Yang penting tolong dulu. Itulah Baguna,” katanya.

Dia pun mengapresiasi gotong royong yang terus terjalin di Sulut. Dia mencontohkan bencana di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Ketika itu Sulut mengirim orang ke sana untuk membantu.

“Itulah gotong royong yang selalu dicamkan Ibu Ketua Umum. Jangan egois. Di PDI Perjuangan harus saling gotong royong, gandeng-menggandeng,” tambahnya.

Baguna, kata Tjiptaning, langsung di bawah kontrol Ketua Umum. “Baguna setiap saat dekat dengan rakyat. Terus dekat dengan rakyat. Itu perintah Ketua Umum,” lanjut Tjiptaning.

Di kesempatan itu dia mengatakan, Megawati sangat peduli dengan bencana. “Ibu Ketum sangat peduli dengan bencana. Selalu pantau berita. Kalau ada bencana selalu hubungi kita. Instruksikan Baguna turun,”sebutnya.

Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan 14 Maret sampai 21 Maret mendatang. Dengan Ketua Panitia Daerah Reza Rumambi. (ando)

Most Read

Artikel Terbaru

/