27 C
Manado
Jumat, 27 November 2020

Pulihkan Sektor Pariwisata, Fesbun 2020 Siap Digelar

MANADOPOST.ID—Meski di tengah pandemi Covid-19, Festival Bunaken (Fesbun) 2020 tetap digelar. Kegiatan yang masuk Calender Of Event (CoE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI ini dipastikan dihelat dengan menerapkan protokol kesehatan pada tanggal 18-21 November 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulawesi Utara (Sulut) Henry Kaitjily mengatakan Festival Bunaken 2020 dikemas berbeda dari sebelumnya. “Kami bakal melakukan dengan pola edukasi new normal,” ungkapnya pekan lalu.

Adapun pada ceremony opening yang digelar di Kompleks Marina Plaza Manado diadakan secara terbatas. Untuk peserta dibatasi hanya 100 orang. “Tetap menjunjung protokol kesehatan dengan menerapkan new normal dengan baik,” ungkapnya.

Kaitjily menambahkan saat pembukaan akan diadakan sailing pass yang diikuti sejumlah boat, kayak dan jet ski. “Para nelayan yang berada di sekitar kegiatan akan dilibatkan. Ini dilakukan agar ada partisipasi dari masyarakat,” tuturnya.

Adapun rangkaian kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan yaitu lomba falinggir, kampoeng ekraf, pelatihan SDM (Sumber Daya Manusia) dan 3B (Beking Bersih Bunaken).

“Di Bunaken juga akan kami lakukan penanaman mangrove, penanaman coral di laut dan pelepasan penyu,” beber dia.

Kaitjily menuturkan untuk kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dilaksanakan untuk para pekerja harian di Bunaken.

“Pelatihan ini dalam rangka persiapan dalam hal service saat menerima turis, baik lokal, nusantara maupun luar negeri,” terangnya.

“Kita juga akan laksanakan beberapa kegiatan pelatihan untuk barista, dan pelatihan terkait produk lokal yang perlu dukungan atas hak kekayaan intelektual,” bebernya.

Birokrat yang banyak inovasi ini menambahkan pada Festival Bunaken 2020 dilaksanakan sebagai ajang untuk recovery sektor pariwisata.

“Kemenprarektaf mendukung kegiatan ini walaupun tak sebesar tahun sebelumnya. Tapi kami meyakinkan bahwa Sulut siap terima para turis dari berbagai kalangan dengan penerapan protokol kesehatan yang aman dan nyaman,” tukasnya.

Terpisah, Ketua ASITA Sulut Merry Karouwan mengajak masyarakat mensuport penyelenggaraan Festival Bunaken tahun 2020. Menurut dia, meski di tengah pandemi, pariwisata sudah wajib kembali ‘berkibar’.

“Mari kita pulihkan sektor pariwisata Sulut, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19,” ajaknya,

Selain itu, dalam pemulihan sektor pariwisata, dia juga menyinggung terkait Kampung EKRAF yang menjadi program Kemenpanrekraf.

“Sulut banyak sekali potensi yang mulai dilirik kemenpanrekraf. Untuk itu mari kita bahu membahu, demi kemajuan sektor pariwisata Sulut juga pemulihan ekonomi,” tutupnya.(cw-01/gel)

-

Artikel Terbaru

Terbaik Kedua, Rotty Raih Penghargaan PKN Tingkat II

MANADOPOST.ID– Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN)

Gran Puri Siapkan Pesta Pergantian Tahun Berkesan

PENAWARAN spesial di malam tahun baru. Hotel Gran Puri Manado mempersembahkan Aloha Pool and Grill Party 2021.

538 Wasit Pemilu Dirapid test

MANADOPOST.ID—Menjamin kesehatan penyelenggara, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gelar rapid tes massal. Bagi seluruh jajaran pengawas pemilihan di setiap tingkatan, Kamis (26/11) kemarin.

Distanak Kena Sorot, Pupuk di Minsel Langka

MANADOPOST.ID—Bulan November 2020 ini musim tanam bagi petani. Tapi saat ini kelangkaan pupuk terjadi. Membuat petani kesulitan mencari pupuk.

KPU Minsel Beber 15 Hal Baru di Pilkada

MANADOPOST.ID—Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tak lama lagi selesai. Masyarakat pada 9 Desember nanti bakal