25C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

OD-SK Dapat Wejangan Dua Presiden

MANADOPOST.ID—Walaupun dipercayakan rakyat untuk kembali memimpin Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak membuat pasangan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw (OD-SK) langsung berpuas diri.

Berbagai masukan didengar. Bahkan pasangan yang dipercayai rakyat untuk memimpin daerah dua periode tersebut, mendapatkan wejangan dari dua tokoh besar di Indonesia. Pertama OD-SK mendapatkan masukan dan wejangan dari Presiden kelima Republik Indonesia (RI) Megawati Soekarnoputri.

Kemudian OD-SK mendapatkan wejangan dari Presiden RI saat ini, Joko Widodo (Jokowi) usai pelantikan dilakukan. Hal ini disampaikan langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancarai koran ini, Selasa (16/2) kemarin, ketika tiba di Manado.

“Ya saya dan Pak Wagub Steven mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, dari awal tahapan sampai pelantikan berjalan dengan lancar. Ini semua atas anugerah Tuhan kepada kita semua. Terlebih khusus ucapan terima kasih ini kepada masyarakat Sulut, karena kita bisa bersatu dalam kesuksesan pesta demokrasi,” tuturnya.

OD juga mengatakan, arahan Presiden Jokowi jelas memberikan arahan, bahwa sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih, tentu wajib menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam situasi dan kondisi saat ini dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Di sini kita harus bekerja lebih banyak dan lebih keras lagi dari biasanya. Jadi arahan-arahan pak presiden saya rasa sangat jelas. Kan kalian bisa lihat, pak presiden memberikan dua jempol bagi kita. Itu membuktikan bahwa, hubungan komunikasi yang baik antara pusat dan daerah dapat terpelihara dan akan terus dijaga,” sebutnya.

Kemudian menurut OD, arahan juga datang dari Presiden RI kelima ibu Megawati Soekarnoputri. Dimana menurut OD, arahan ibu Megawati sangat banyak demi kemajuan daerah.

“Kita hampir satu setengah jam menerima arahan ibu Megawati. Kita juga diarahkan bagaimana masyarakat Sulut, harus merasakan kehadiran pemimpin. Intinya kita harus betul-betul dalam kondisi Covid-19 ini, kita harus melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Itu dalam semua lini. Baik masyarakat nelayan, petani sampai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Yah untuk semua masyarakat,” tutupnya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru