25.3 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Sulut Ketambahan Dua RS Rujukan Covid-19

MANADOPOST.ID—Upaya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey mewujudkan rumah sakit (RS) lapangan penanganan darurat Covid-19 di Sulut membuahkan hasil positif. Kementerian Kesehatan RI memberikan rekomendasi dan persetujuan kepada GTC-19 .

Penetapan RS lapangan di Sulut ini diperkuat surat bernomor YR.04.01/III/2975/2020. Menjadikan Gedung Kitawaya Kairagi dan Bapelkes Malalayang Manado difungsikan tempat perawatan pasien Covid-19.

“Pada hari ini telah diterima surat rekomendasi dan persetujuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait penetapan RS Lapangan Penanganan Darurat Covid 19 di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Karo Pemerintahan dan Otda Pemprov Sulut Jemmy Kumendong selaku Tim Kehumasan GTC-19 Sulut, Kamis (16/7).

Sebagai informasi, Gedung Kitawaya berkapasitas 200 tempat tidur dan Bapelkes memiliki 150 tempat tidur. Dua bangunan ini telah direnovasi sebelum digunakan menjadi RS lapangan Covid-19.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Usai mendapatkan izin operasional dari Kemenkes, RS lapangan tersebut memperoleh peralatan medis yang disediakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Diketahui, langkah GTC-19 Sulut menyiapkan RS lapangan Covid-19 akan meringankan beban dari RS umum, sehingga tidak terjadi penumpukan pasien. Yang berakibat penuhnya kapasitas rumah sakit sekaligus menurunkan risiko penularan Covid-19 di fasilitas kesehatan.

Selain itu, GTC-19 Sulut juga menginformasikan bahwa RSUD Manembo-nembo Bitung telah melaunching Laboratorium pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) GenXpert yang kapasitas pemeriksaannya antara 8 sampai dengan 16 sampel perhari dan dipakai untuk keperluan diagnosa kasus Suspek dan Probable Covid 19 di rumah sakit.(cw-01/gel)

MANADOPOST.ID—Upaya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey mewujudkan rumah sakit (RS) lapangan penanganan darurat Covid-19 di Sulut membuahkan hasil positif. Kementerian Kesehatan RI memberikan rekomendasi dan persetujuan kepada GTC-19 .

Penetapan RS lapangan di Sulut ini diperkuat surat bernomor YR.04.01/III/2975/2020. Menjadikan Gedung Kitawaya Kairagi dan Bapelkes Malalayang Manado difungsikan tempat perawatan pasien Covid-19.

“Pada hari ini telah diterima surat rekomendasi dan persetujuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait penetapan RS Lapangan Penanganan Darurat Covid 19 di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Karo Pemerintahan dan Otda Pemprov Sulut Jemmy Kumendong selaku Tim Kehumasan GTC-19 Sulut, Kamis (16/7).

Sebagai informasi, Gedung Kitawaya berkapasitas 200 tempat tidur dan Bapelkes memiliki 150 tempat tidur. Dua bangunan ini telah direnovasi sebelum digunakan menjadi RS lapangan Covid-19.

Usai mendapatkan izin operasional dari Kemenkes, RS lapangan tersebut memperoleh peralatan medis yang disediakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Diketahui, langkah GTC-19 Sulut menyiapkan RS lapangan Covid-19 akan meringankan beban dari RS umum, sehingga tidak terjadi penumpukan pasien. Yang berakibat penuhnya kapasitas rumah sakit sekaligus menurunkan risiko penularan Covid-19 di fasilitas kesehatan.

Selain itu, GTC-19 Sulut juga menginformasikan bahwa RSUD Manembo-nembo Bitung telah melaunching Laboratorium pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) GenXpert yang kapasitas pemeriksaannya antara 8 sampai dengan 16 sampel perhari dan dipakai untuk keperluan diagnosa kasus Suspek dan Probable Covid 19 di rumah sakit.(cw-01/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/