30.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Jokowi Utus Bappenas Cek Infrastruktur di Sulut

MANADOPOST.ID—Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberi perhatian khusus pada Sulawesi Utara (Sulut). Dibuktikan dengan kehadiran Kementerian PPN/Bappenas, dalam kunjungan kerja (kunker) di Sulut, Senin (16/11) kemarin.

Rombongan meninjau Bandara Sam Ratulangi. Direktur Transportasi Kementerian PPN/Bappenas Ikhwan Hakim mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk memastikan konektivitas sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan infrastruktur.

“Tujuan kunjungan pada hari ini dalam clearing house peran Kementerian PPN/Bappenas melihat sejauh mana kita bisa mengembangkan konektivitas. Terutama bandara ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulut dan ekonomi nasional secara umum,” ujar Ikhwan Hakim.

Di sela peninjauan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Ikhwan berdialog dengan General Manager PT Angkasa Pura Minggus Gandeguai dan Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara Lynda Watania.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Membahas rencana pengembangan bandara serta memastikan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait delapan bandara internasional yang berpotensi menjadi Superhub, termasuk Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, dapat terlaksana dengan baik.

Direktur Ikhwan menekankan pengembangan Superhub ini harus menjadi satu kesatuan dan bisa lebih dioptimalkan. Tidak hanya berperan di sektor pariwisata, tetapi juga perikanan yang bernilai tinggi. Ikhwan berharap, ketersediaan infrastruktur yang memadai dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah dan nasional.

“Kondisi pandemi Covid-19 saat ini menurunkan pertumbuhan ekonomi dan juga menyebabkan meningkatnya ketimpangan sehingga kita mengharapkan melalui pembangunan infrastruktur dan ketersediaan fasilitas yang memadai, termasuk yang dilakukan Bandara Sam Ratulangi Manado ini, pertumbuhan ekonomi nantinya akan tumbuh dan terbantu,” pungkas Ikhwan.

Kepala Dinas Perhubungan Sulut Lynda Watania mengapresiasi Bappenas yang memprioritaskan kemajuan perhubungan di Sulut demi terciptanya Sulut tujuan pariwisata kedepan.

“Kunjungan Bappenas di Sulut guna meninjau perkembangan perhubungan udara. Dan selanjutnya juga meninjau perhubungan laut, yang tujuan utamanya mendukung KEK Pariwisata Likupang, yang dimintakan pak Presiden Jokowi harus ditunjang dengan transportasi yang maju,” jelas Watania.

Lanjut dia, terkait progress Super Hub Bandara Sam Ratulangi, saat ini sudah berada di angka 65 persen lebih. “Pengerjaannya sementara digenjot, sehingga Desember nanti sudah bisa diresmikan dan dioperasikan,” kata dia.

Ditambahkannya, Bappenas pada Rabu (18/11) nanti juga berencana meninjau peningkatan perhubungan laut di Bitung, sekaligus melakukan studi rencana pembangunan Bandara di Bitung.

“Ini langkah prioritas yang dilakukan pemerintah pusat, guna memastikan kemajuan sektor perhubungan laut dan udara di Sulut demi kemajuan perekonomian kedepan,” tutupnya.(cw-01/gel)

MANADOPOST.ID—Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberi perhatian khusus pada Sulawesi Utara (Sulut). Dibuktikan dengan kehadiran Kementerian PPN/Bappenas, dalam kunjungan kerja (kunker) di Sulut, Senin (16/11) kemarin.

Rombongan meninjau Bandara Sam Ratulangi. Direktur Transportasi Kementerian PPN/Bappenas Ikhwan Hakim mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk memastikan konektivitas sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan infrastruktur.

“Tujuan kunjungan pada hari ini dalam clearing house peran Kementerian PPN/Bappenas melihat sejauh mana kita bisa mengembangkan konektivitas. Terutama bandara ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulut dan ekonomi nasional secara umum,” ujar Ikhwan Hakim.

Di sela peninjauan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Ikhwan berdialog dengan General Manager PT Angkasa Pura Minggus Gandeguai dan Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara Lynda Watania.

Membahas rencana pengembangan bandara serta memastikan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait delapan bandara internasional yang berpotensi menjadi Superhub, termasuk Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, dapat terlaksana dengan baik.

Direktur Ikhwan menekankan pengembangan Superhub ini harus menjadi satu kesatuan dan bisa lebih dioptimalkan. Tidak hanya berperan di sektor pariwisata, tetapi juga perikanan yang bernilai tinggi. Ikhwan berharap, ketersediaan infrastruktur yang memadai dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah dan nasional.

“Kondisi pandemi Covid-19 saat ini menurunkan pertumbuhan ekonomi dan juga menyebabkan meningkatnya ketimpangan sehingga kita mengharapkan melalui pembangunan infrastruktur dan ketersediaan fasilitas yang memadai, termasuk yang dilakukan Bandara Sam Ratulangi Manado ini, pertumbuhan ekonomi nantinya akan tumbuh dan terbantu,” pungkas Ikhwan.

Kepala Dinas Perhubungan Sulut Lynda Watania mengapresiasi Bappenas yang memprioritaskan kemajuan perhubungan di Sulut demi terciptanya Sulut tujuan pariwisata kedepan.

“Kunjungan Bappenas di Sulut guna meninjau perkembangan perhubungan udara. Dan selanjutnya juga meninjau perhubungan laut, yang tujuan utamanya mendukung KEK Pariwisata Likupang, yang dimintakan pak Presiden Jokowi harus ditunjang dengan transportasi yang maju,” jelas Watania.

Lanjut dia, terkait progress Super Hub Bandara Sam Ratulangi, saat ini sudah berada di angka 65 persen lebih. “Pengerjaannya sementara digenjot, sehingga Desember nanti sudah bisa diresmikan dan dioperasikan,” kata dia.

Ditambahkannya, Bappenas pada Rabu (18/11) nanti juga berencana meninjau peningkatan perhubungan laut di Bitung, sekaligus melakukan studi rencana pembangunan Bandara di Bitung.

“Ini langkah prioritas yang dilakukan pemerintah pusat, guna memastikan kemajuan sektor perhubungan laut dan udara di Sulut demi kemajuan perekonomian kedepan,” tutupnya.(cw-01/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/