27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

BWS Sulawesi I – BNN Sulut Wujudkan Indonesia Bersinar, Nyatakan War on Drugs pada Pelaksanaan PSN Bendungan Kuwil-Kawangkoan !

MANADOPOST.ID—Guna mencegah penyebaran narkoba dan zat adiktif lainnya di lingkup proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut gelar tes narkoba.

Kepala BWS Sulawesi I Bastari bersama Kepala BNN Provinsi Sulut Victor Lasut mengkampanyekan perang terhadap narkoba disela-sela kegiatan.

Tes ini dilaksanakan terhadap semua unsur pelaksana Proyek Strategi Nasional (PSN) Bendungan Kuwil Kawangkoan yang terdiri dari BWS Sulawesi I, Konsultan Supervisi, Kontraktor PT. Wijaya Karya (WIKA) dan PT. Nindya Karya (NK) yang bertempat di lokasi bendungan, Jumat (18/6).

Menurut Kepala BWS Sulawesi I Bastari, kegiatan tersebut digelar bersama BNN dalam rangka memerangi penyebaran narkoba di lingkup pembangunan PSN. “Keberadaan narkoba dalam PSN dapat mengganggu proses pembangunan. Karena kinerja karyawan pasti akan terganggu, selain itu bisa terjadi kesalahan di lapangan. Sehingga kegiatan ini perlu dilakukan sebagai bentuk antisipasi bersama BNN untuk memerangi narkoba. War on drugs !. Karena PSN harus dipacu agar cepat selesai,“ papar Bastari dengan optimis disela-sela kegiatan tersebut.

Kepala BWS Sulawesi I Bastari saat mengikuti tes narkoba di lokasi pembangunan Bendungan Kuwil.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut Victor Lasut pun menambahkan, padatnya aktivitas serta beban kerja karyawan pada proyek infrastruktur dengan masalah sosialnya termasuk pekerja yang berasal dari jauh (luar daerah), sangat rawan menjadi incaran para pengedar untuk mendistribusikan barang haram tersebut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Bisa karena faktor stres pada beban kerja, domisili yang jauh dan lainnya sehingga sindikat pengedar dengan mudahnya masuk kesitu. Makanya perlu dilakukan tes sebagai antisipasi penyebaran narkotika di perusahaan swasta,” ungkap Lasut pada Manado Post. Ia menjelaskan kegiatan tersebut seiring dengan tujuan Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Selain itu, kegiatan berlangsung seiring peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

Adapun jumlah peserta yang dilakukan tes narkoba berjumlah 143 orang. Dari pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil negatif artinya seluruh unsur pelaksana PSN Bendungan Kuwil bebas dari narkoba serta zat adiktif lainnya.

Suasana pada sela-sela kegiatan tes narkoba di lokasi Bendungan Kuwil Kawangkoan, Jumat (18/6).

“Komitmen WIKA untuk perang terhadap narkoba ini sangat penting, karena berkaitan dengan keselamatan kerja seluruh karyawan. Jangan sampai karyawan dan tenaga kerja PT. WIKA ada yang kecolongan dengan narkotika yang menjerumuskan,” imbau Nur Rahim Kepala Seksi Teknik proyek Bendungan Kuwil PT. WIKA.

Senada PT. NK pula menyatakan penolakkannya terhadap penyebaran narkoba di lingkup proyek infrastruktur. “Pasti ada sanksi dari perusahaan Nindya Karya apabila ada karyawan dan tenaga kerja di proyek bendungan yang menggunakan narkoba. Karena karyawan yang berlaku demikian akan sangat merugikan perusahaan,” tegas Muhammad Iqbal mewakili Manager Project Bendungan Kuwil PT. NK Radityo Ardhian Pratama.

Diketahui, manfaat dari PSN Pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoan ketika nantinya sudah selesai di bangun, salah satunya yakni, untuk pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya, Penyediaan air baku untuk penduduk Kota Manado, Kabupaten Minut dan Kota Bitung, serta Pembangkit tenaga Listrik dan Pengembangan tempat Pariwisata. (des)

Tampak Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara yang saat ini sementara dibangun oleh PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT. Nindya Karya (Persero).

MANADOPOST.ID—Guna mencegah penyebaran narkoba dan zat adiktif lainnya di lingkup proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut gelar tes narkoba.

Kepala BWS Sulawesi I Bastari bersama Kepala BNN Provinsi Sulut Victor Lasut mengkampanyekan perang terhadap narkoba disela-sela kegiatan.

Tes ini dilaksanakan terhadap semua unsur pelaksana Proyek Strategi Nasional (PSN) Bendungan Kuwil Kawangkoan yang terdiri dari BWS Sulawesi I, Konsultan Supervisi, Kontraktor PT. Wijaya Karya (WIKA) dan PT. Nindya Karya (NK) yang bertempat di lokasi bendungan, Jumat (18/6).

Menurut Kepala BWS Sulawesi I Bastari, kegiatan tersebut digelar bersama BNN dalam rangka memerangi penyebaran narkoba di lingkup pembangunan PSN. “Keberadaan narkoba dalam PSN dapat mengganggu proses pembangunan. Karena kinerja karyawan pasti akan terganggu, selain itu bisa terjadi kesalahan di lapangan. Sehingga kegiatan ini perlu dilakukan sebagai bentuk antisipasi bersama BNN untuk memerangi narkoba. War on drugs !. Karena PSN harus dipacu agar cepat selesai,“ papar Bastari dengan optimis disela-sela kegiatan tersebut.

Kepala BWS Sulawesi I Bastari saat mengikuti tes narkoba di lokasi pembangunan Bendungan Kuwil.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut Victor Lasut pun menambahkan, padatnya aktivitas serta beban kerja karyawan pada proyek infrastruktur dengan masalah sosialnya termasuk pekerja yang berasal dari jauh (luar daerah), sangat rawan menjadi incaran para pengedar untuk mendistribusikan barang haram tersebut.

“Bisa karena faktor stres pada beban kerja, domisili yang jauh dan lainnya sehingga sindikat pengedar dengan mudahnya masuk kesitu. Makanya perlu dilakukan tes sebagai antisipasi penyebaran narkotika di perusahaan swasta,” ungkap Lasut pada Manado Post. Ia menjelaskan kegiatan tersebut seiring dengan tujuan Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Selain itu, kegiatan berlangsung seiring peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

Adapun jumlah peserta yang dilakukan tes narkoba berjumlah 143 orang. Dari pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil negatif artinya seluruh unsur pelaksana PSN Bendungan Kuwil bebas dari narkoba serta zat adiktif lainnya.

Suasana pada sela-sela kegiatan tes narkoba di lokasi Bendungan Kuwil Kawangkoan, Jumat (18/6).

“Komitmen WIKA untuk perang terhadap narkoba ini sangat penting, karena berkaitan dengan keselamatan kerja seluruh karyawan. Jangan sampai karyawan dan tenaga kerja PT. WIKA ada yang kecolongan dengan narkotika yang menjerumuskan,” imbau Nur Rahim Kepala Seksi Teknik proyek Bendungan Kuwil PT. WIKA.

Senada PT. NK pula menyatakan penolakkannya terhadap penyebaran narkoba di lingkup proyek infrastruktur. “Pasti ada sanksi dari perusahaan Nindya Karya apabila ada karyawan dan tenaga kerja di proyek bendungan yang menggunakan narkoba. Karena karyawan yang berlaku demikian akan sangat merugikan perusahaan,” tegas Muhammad Iqbal mewakili Manager Project Bendungan Kuwil PT. NK Radityo Ardhian Pratama.

Diketahui, manfaat dari PSN Pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoan ketika nantinya sudah selesai di bangun, salah satunya yakni, untuk pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya, Penyediaan air baku untuk penduduk Kota Manado, Kabupaten Minut dan Kota Bitung, serta Pembangkit tenaga Listrik dan Pengembangan tempat Pariwisata. (des)

Tampak Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara yang saat ini sementara dibangun oleh PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT. Nindya Karya (Persero).

Most Read

Artikel Terbaru

/