22.4 C
Manado
Sunday, 25 September 2022

Komisi 4 Apresiasi Dinas P3A Sulut, Paat: PD Lain Tak Presentasikan Secara Detail

MANADOPOST.ID- Komisi 4 DPRD Sulut memberi apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Hal itu disampaikan Ketua Komisi 4, Vonny Paat dalam rapat dengar pendapat, Jumat (19/8).

Paat yang didampingi Wakil Ketua Komisi, Mohammad Wongso dan Sekretaris Cindy Wurangian menyampaikan apresiasi atas presentase untuk program kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang sangat lengkap dan jelas.

“Karena fakta seperti itu. Perangkat daerah yang lain hanya berikan data realisasi tapi tak presentasikan secara detail program kegiatan per bidang sesuai yang ada di masing-masing perangkat daerah PD,” bebernya.

Untuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini telah menjelaskan dan yang dialokasikan Pemprov pagu sebesar Rp 8,7 miliar dan untuk UPTD ada Rp 870 juta sekian dengan ada 7 program dan 21 kegiatan serta 43 sub kegiatan yang sudah terperinci disampaikan per bidang dan program kegiatan.

Baca Juga:  Ternyata, Kantor Pengadilan Terpadu Manado jadi Satu-satunya di Indonesia
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sebab memang ada 4 bidang yang membiayai anggaran ini. Jadi kami beri apresiasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Komisi 4 memberi kesempatan pada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sulut, Devie Tanos untuk menjelaskan program kegiatan yang telah dilaksanakan, serta capaian-capaiannya.

Tanos menjelaskan bahwa ada beberapa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Seperti fasilitasi kegiatan organisasi perempuan.

“Kemudian nantinya akan dilakukan pemberian bantuan pada perempuan dan kepala keluarga di September nanti. Ini di Boltim, Minahasa, Bolsel, Minsel, Sitaro, Manado, Mitra dan Sangihe.

Selain itu juga yakni fasilitasi kegiatan dharma wanita persatuan. Kemudian yang terdekat akan ada sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi.

Baca Juga:  Ruas Jalan Minsel-Mitra Telan Anggaran 7,3 Miliar

“Untuk kegiatan-kegiatan dari bidang-bidang diselenggarakan bergiliran. Kami beri kesempatan juga kegiatan dilakukan di kabupaten/kota. Apalagi anggaran di sana sangat minim. Jadi dengan adanya kegiatan yang kami lakukan di kabupaten/kota, itu sangat membantu,” tuturnya.

Untuk realisasi kegiatan, peralatan jahit diberikan bantuannya pada perempuan yang sudah lakukan pelatihan jahit.

“Untuk realisasi fisik kami sudah sampai di 60,63 persen kegiatan yang dilakukan. Kemudian untuk realisasi keuangan sudah di 59,55 persen atau sekira Rp 5 miliar sekian. Dan sisa anggaran masih ada sekira Rp 3 miliar sekian,” paparnya. (ando)

MANADOPOST.ID- Komisi 4 DPRD Sulut memberi apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Hal itu disampaikan Ketua Komisi 4, Vonny Paat dalam rapat dengar pendapat, Jumat (19/8).

Paat yang didampingi Wakil Ketua Komisi, Mohammad Wongso dan Sekretaris Cindy Wurangian menyampaikan apresiasi atas presentase untuk program kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang sangat lengkap dan jelas.

“Karena fakta seperti itu. Perangkat daerah yang lain hanya berikan data realisasi tapi tak presentasikan secara detail program kegiatan per bidang sesuai yang ada di masing-masing perangkat daerah PD,” bebernya.

Untuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini telah menjelaskan dan yang dialokasikan Pemprov pagu sebesar Rp 8,7 miliar dan untuk UPTD ada Rp 870 juta sekian dengan ada 7 program dan 21 kegiatan serta 43 sub kegiatan yang sudah terperinci disampaikan per bidang dan program kegiatan.

Baca Juga:  Sadis! Bela Pelaku Kekerasan pada Perempuan, GPS Serukan Jangan Pilih Kader dari Partai Ini

“Sebab memang ada 4 bidang yang membiayai anggaran ini. Jadi kami beri apresiasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Komisi 4 memberi kesempatan pada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sulut, Devie Tanos untuk menjelaskan program kegiatan yang telah dilaksanakan, serta capaian-capaiannya.

Tanos menjelaskan bahwa ada beberapa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Seperti fasilitasi kegiatan organisasi perempuan.

“Kemudian nantinya akan dilakukan pemberian bantuan pada perempuan dan kepala keluarga di September nanti. Ini di Boltim, Minahasa, Bolsel, Minsel, Sitaro, Manado, Mitra dan Sangihe.

Selain itu juga yakni fasilitasi kegiatan dharma wanita persatuan. Kemudian yang terdekat akan ada sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi.

Baca Juga:  DPRD Sulut Perjuangkan Bantuan Dana Stimulan untuk Komunitas Kebudayaan

“Untuk kegiatan-kegiatan dari bidang-bidang diselenggarakan bergiliran. Kami beri kesempatan juga kegiatan dilakukan di kabupaten/kota. Apalagi anggaran di sana sangat minim. Jadi dengan adanya kegiatan yang kami lakukan di kabupaten/kota, itu sangat membantu,” tuturnya.

Untuk realisasi kegiatan, peralatan jahit diberikan bantuannya pada perempuan yang sudah lakukan pelatihan jahit.

“Untuk realisasi fisik kami sudah sampai di 60,63 persen kegiatan yang dilakukan. Kemudian untuk realisasi keuangan sudah di 59,55 persen atau sekira Rp 5 miliar sekian. Dan sisa anggaran masih ada sekira Rp 3 miliar sekian,” paparnya. (ando)

Most Read

Artikel Terbaru

/