26C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Pelantikan Olly-Steven Tetap 5 Februari

MANADOPOST.ID—Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Terpilih, bergeser. Dari rencana semula, hari ini (20/1). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut akan kembali menjadwalkan kegiatan tersebut.

Rencananya, kegiatan tersebut bakal digelar di Grand Kawanua Convention Center. Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi, penundaan penetapan paslon terpilih di Pilkada Sulut karena belum diterimanya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi.

Untuk memastikan ada atau tidaknya gugatan hasil Pilkada Sulut. Salman mengatakan, sebenarnya semua sudah terkoordinir dengan baik dan maksimal. Hari, tempat, dan mekanisme pelaksanaan dalam penetapan sudah siap.

“Tempat dan mekanisme pelaksanaan penetapan Paslon Terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut yang akan dilaksanakan besok hari (hari ini, red), sudah siap. Namun ternyata harus ditunda beberapa hari ke depan,” ungkap Saelangi, pada kegiatan media gathering KPU Provinsi Sulut bersama insan pers, kemarin.

Lanjut, dia pihaknya masih akan menunggu surat dari KPU RI. “Masih harus menunggu surat dari KPU RI yang akan meneruskan surat dari Mahkamah Konstitusi (MK).” jelas dia

Saelangi memastikan akan secepatnya melaksanakan tahapan penetapannya. “Kami mencoba secepatnya. Kalau pun tertunda kami maksimalkan bisa dilakukan satu hari setelahnya, yakni Kamis,” ungkapnya Saelangi.

Proses tersebut tidak akan menunda rencana pelantikan paslon terpilih. Bila tak ada aral melintang, Cagub-Cawagub Sulut Terpilih akan dilantik tepat saat masa jabatannya berakhir.

“Setelah penetapan kami akan proses untuk pengesahan hingga pelantikan. Setelah itu ranah Kemendagri,” beber dia. Diketahui, jabatan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw akan berakhir 5 Februari mendatang.

Sementara itu, penetapan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) Terpilih, juga ditunda. Dari rencana semula, hari ini (20/1), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut kembali menjadwalkan kegiatan tersebut dilakukan besok (21/1).

Ketua KPU Minut Stella Runtu tak menampik penetapan pemenang Pilkada ditunda. Pasalnya, hingga kemarin sore, pihaknya belum mendapat kepastian dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ada atau tidaknya gugatan terhadap hasil Pilkada Minut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KPU provinsi tapi belum keluar BRPK dari MK. Jadi belum bisa besok (hari ini, red),” tuturnya di ruang kerjanya, kemarin.

Lanjutnya, berdasarkan koordinasi dengan KPU Sulut, pihaknya kembali merencanakan penetapan keesokan hari dari jadwal semula. Tapi dengan syarat surat dari MK sudah diterima.

“Karena seusai aturan maksimal tiga hari setelah surat itu ada, kami sudah harus segera memproses penetapan calon terpilih. Tapi kan tetap harus ada selang waktu satu hari tidak bisa waktu itu juga,” terang dia.

Ditambahkan Koordinator Divisi Teknis KPU Minut Darul Halim, persiapan penetapan paslon terpilih sudah rampung 70 persen. Semula undangan sudah disiapkan tetapi belum dicetak. Jadi sekarang sedang direvisi.

Dia membeber, kegiatan akan dilaksanakan di Sutanraja Hotel. Dengan undangan terbatas. “Seluruh paslon kami undang. Juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Nanti peserta kita batasi 40 orang saja,” rincinya.

Dilanjutkannya, penundaan penetapan paslon terpilih tidak akan berpengaruh pada proses pelantikan Bupati Terpilih. Sebab masa jabatan Bupati Minut baru berakhir, 17 Februari mendatang.

“Ini bila MK benar-benar memastikan hasil Pilkada tidak digugat. Nanti prosesnya kami menyurat untuk meminta peresmian dan pengangkatan calon terpilih. Setelah itu, menjadi ranah Gubernur Sulut dan Kemendagri. Proses itu kami usai penetapan, paling lama tiga hari,” jelasnya.

KPU Minut, dibeberkannya masih harus menyelesaikan rangkaian Pilkada. Ada tiga tahapan lagi. “Pertama penetapan paslon terpilih, pengusulan dan peresmian atau pengangkatan calon terpilih kemudian dua bulan setelah penetapan, evaluasi secara menyeluruh. Ini seusai PKPU 5/2020,” pungkasnya. (jen)

Artikel Terbaru

Penyebar Foto ETLE Bisa Digugat

CS-WL Gercep Sinkronkan Program Kerja

JG Siapkan Pergeseran Anggaran