25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

BMKG: Siklon Tropis Dujuan Picu Hujan Deras

MANADOPOST.ID-Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Guswanto memaparkan, penyebab hujan deras yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di sebagian wilayah Indonesia. Hujan deras tersebut diprediksi menimbulkan banjir di beberapa wilayah.

Guswanto menjelaskan, fenomena global masih menunjukkan fase La Nina moderat pada Februari dan kondisi atmosfer di Indonesia masih cukup basah. Kondisi ini mampu mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di Indonesia.

Berikutnya monsun Asia yang menguat mulai 18 Februari berpotensi secara signifikan meningkatkan potensi hujan di sebagian besar Jawa. BMKG juga memantau daerah siklon tropis Dujuan di samudera Pasifik utara Maluku, serta pusat tekanan rendah di Australia bagian utara.

“Kedua sistem ini dapat mempengaruhi pola arah dan kecepatan angin, salah satunya adalah terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin di sebagian besar Pulau Jawa, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia,” kata Guswanto dalam keterangannya, Jumat (19/2).

Guswanto menyampaikan, hujan deras dalam beberapa hari terakhir memang tak bisa dilepaskan dari fenomena alam seperti La Nina. Pada musim hujan 2020/2021 di Indonesia dipengaruhi La-Nina yang akan menambah curah hujan secara ruang dan waktu.

Berdasarkan analisis streamline, Guswanto menyebut adanya pola sirkulasi dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi). Hal ini menunjukkan kecenderungan peningkatan pertumbuhan awan hujan di sebagian besar Jawa hingga Bali, NTB, NTT, Kalimantan bagian utara dan timur, serta Sulawesi bagian selatan.

“Terakhir adalah labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua,” ujar Guswanto.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan potensi banjir yang dapat terjadi di beberapa provinsi mulai Jumat (19/2) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (20/2). Kabupaten/kota yang berstatus siaga banjir di Jawa Barat adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, dan Kabupaten Sumedang.

Kabupaten/kota yang berstatus siaga banjir di Jawa Tengah adalah Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, dan Kota Pekalongan.

Kabupaten/kota yang berstatus siaga banjir di Jawa Timur adalah Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, dan Kota Pasuruan.(*/gnr)

Artikel Terbaru