22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

600 Ribu per Bulan, Subsidi Gaji Cair September

MANADOPOST.ID—Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu selama 4 bulan. Bagi peserta BPJAMSOSTEK yang masih aktif. Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemenaker, Kemenkeu dan BPJS Ketenagakerjaan, yang ditargetkan akan dimulai penyalurannya September 2020.

Hal tersebut diungkapkan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Daerah Provinsi Sulut Erny Tumundo. Dia menjelaskan, syarat penerima subsidi adalah karyawan dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Sebagaimana dijelaskan BPJAMSOSTEK, program ini untuk pekerja yang tidak termasuk pegawai BUMN,” jelasnya, Rabu (19/8). Tumundo melanjutkan, saat ini BPJAMSOSTEK dalam proses mengumpulkan data nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria dimaksud.

Melalui kantor cabang di seluruh Indonesia termasuk Sulut. “Pemerintah juga akan memvalidasi data yang disampaikan BPJAMSOSTEK. Tujuannya memastikan bantuan ini tepat sasaran,” terang Tumundo.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Masih kata Tumundo, syarat yang lain adalah, pekerja penerima subsidi harus pekerja aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020. Dengan iuran di bawah Rp 150 ribu per bulan atau setara gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Penerima subsidi gaji adalah pekerja yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai apresiasi bagi pekerja yang terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Tumundo menambahkan, subsidi gaji yang akan diberikan selama empat bulan ini merupakan perluasan stimulus bantuan sosial (bansos) yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli dan perekonomian pekerja beserta keluarganya yang karena Covid-19 berkurang pendapatannya atau terkena dampak Covid-19.(cw-01/gel)

MANADOPOST.ID—Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu selama 4 bulan. Bagi peserta BPJAMSOSTEK yang masih aktif. Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemenaker, Kemenkeu dan BPJS Ketenagakerjaan, yang ditargetkan akan dimulai penyalurannya September 2020.

Hal tersebut diungkapkan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Daerah Provinsi Sulut Erny Tumundo. Dia menjelaskan, syarat penerima subsidi adalah karyawan dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Sebagaimana dijelaskan BPJAMSOSTEK, program ini untuk pekerja yang tidak termasuk pegawai BUMN,” jelasnya, Rabu (19/8). Tumundo melanjutkan, saat ini BPJAMSOSTEK dalam proses mengumpulkan data nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria dimaksud.

Melalui kantor cabang di seluruh Indonesia termasuk Sulut. “Pemerintah juga akan memvalidasi data yang disampaikan BPJAMSOSTEK. Tujuannya memastikan bantuan ini tepat sasaran,” terang Tumundo.

Masih kata Tumundo, syarat yang lain adalah, pekerja penerima subsidi harus pekerja aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020. Dengan iuran di bawah Rp 150 ribu per bulan atau setara gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Penerima subsidi gaji adalah pekerja yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai apresiasi bagi pekerja yang terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Tumundo menambahkan, subsidi gaji yang akan diberikan selama empat bulan ini merupakan perluasan stimulus bantuan sosial (bansos) yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli dan perekonomian pekerja beserta keluarganya yang karena Covid-19 berkurang pendapatannya atau terkena dampak Covid-19.(cw-01/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/