25C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Pekan Depan, Pelantikan OD-SK Diusulkan ke Kemendagri

MANADOPOST.ID—Usai ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut), Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK), kini tinggal menunggu pelantikan.

Bila tak ada hambatan, keduanya akan dilantik Presiden Joko Widodo tepat saat masa jabatan di periode pertama berakhir, 12 Februari, mendatang.

Wakil Gubernur Terpilih Steven Kandouw usai menerima berita acara penetapan sebagai pemenang Pilkada Sulut berterimakasih pada jajaran penyelenggara pemilihan.

“Bersyukur tahapan demokrasi lebih dari setengah tahun sudah dilalui dan berjalan baik. Atas nama paslon OD-SK saya mengucapkan apresiasi sangat tinggi pada KPU Sulut yang secara profesional berintegritas melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah di Sulut dengan baik,” kata Kandouw saat diberi kesempatan membawakan sambutan, kemarin.

Ucapan terima kasih ini menurutnya bukan karena sudah ditetapkan sebagai pemenang tapi penilaian ini secaran objektif.

“Pemilihan berjalan dengan baik dan profesional. Terima kasih. Begitu juga dengan stakeholder terutama TNI/Polri selama ini bahu membahu memberikan kenyamanan, perhatian, dan pendampingan pada kita semua,” tambahnya.

Begitu juga dengan paslon lain, menurut Kandouw mereka berperilaku dan bertindak profesional sebagai kandidat dalam pelaksanaan pilkada.

“Kepada seluruh masyarakat Sulut yang sudah berperan serta aktif menjadikan pilkada di Sulut dengan tingkat partisipasi sangat tinggi dan lebih baik dari pilkada lalu. Gesekan relatif tidak ada. Atas nama OD-SK mari sama-bekerja untuk pembangunan Sulut,” ajaknya.

Setelah tahapan penetapan calon terpilih dilakukan KPU, selanjutnya menjadi ranah DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk memparipurnakannya. Dijelaskan Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, sebelum hasil pleno KPU ini diparipurnakan, pihaknya akan lebih dulu mengagendakan pemberhentian gubernur dan wakil gubernur.

“Kita tinggal paripurna pekan depan. Kesempatan pertama untuk pemberhentian gubernur setelah menerima surat dari KPU ini,” beber Silangen, usai menghadiri rapat pleno penetapan calon gubernur dan wakil gubernur, kemarin.

Dia menjelaskan, mekanismenya nanti, usai paripurna DPRD akan mengusulkan ke Kemendagri untuk penetapan dan pelantikan. “Kami inginkan secepatnya lebih baik. Kan tak ada masalah. Tapi DPRD saat ini masih work from home (WFH),” terangnya.

Silangen menilai, proses ini akan cepat karena DPRD tak perlu rapat di Badan Musyawarah (Banmus) lagi. “Karena kita sudah pernah membahas ini di Banmus. Tinggal paripurna saja. Secepatnya kita lakukan,” tutur politikus PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setprov Sulut Jemmy Kumendong menjelaskan, pelantikan akan menyesuaikan waktu Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

“Jadi untuk tanggal pelantikannya, belum terkonfirmasi. Karena tergantung waktunya Presiden Jokowi. Yang pasti sekitar tanggal 12 Februari mendatang,” tuturnya.

Kumendong mengatakan, akhir masa jabatan Gubernur Sulut jatuh pada 12 Februari 2021. “Pelantikannya oleh presiden setelah itu. Kan tadi (kemarin, red) baru penetapan oleh KPU, setelah itu harus diparipurnakan oleh DPRD dan berkasnya diusulkan oleh DPRD,” pungkasnya. (ewa/jen)

Artikel Terbaru