32C
Manado
Kamis, 15 April 2021

OD: Kita Masih Ada di Gelombang Pertama

MANADOPOST.ID–Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD) terus melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan di daerah dan penanganan dampak Covid-19.

OD mengatakan, bahwa pelaksanaan pembangunan saat ini sangat dipengaruhi oleh kondisi global dengan adanya pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini.

“Sampai saat ini kita belum tahu akhirnya sampai dimana, kita belum dapat memprediksi kapan trend kurva epidemiologi ini menurun. Dengan kata lain kita masih berada di gelombang yang pertama yang belum kita ketahui dengan pasti kapan ini berakhir,” ujarnya.

Untuk itu, OD mengajak semua pemangku kepentingan bekerjasama mencegah penyebaran Covid-19 dengan menindak tegas setiap pelaku pelanggaran.

“Kita tidak bisa berhenti dalam menyelenggarakan pemerintahan akibat dampak Covid-19 ini. Kita harus tetap bersama-sama dengan melaksanakan tugas tanggung jawab kita dan tentunya memberikan tindakan yang tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh perorangan maupun kelompok termasuk para pelaku usaha yang melanggar apa yang sudah disampaikan dan dihimbau oleh pemerintah,” tuturnya.

OD juga memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 dengan menyalurkan bantuan bahan pokok yang diperlukan masyarakat Sulut, yang bersumber dari refocusing anggaran baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

“Kita melakukan kegiatan-kegiatan agar supaya masyarakat betul-betul merasakan kehadiran pemerintah. Di dalam pelaporan tadi semua sudah menyampaikan pemanfaatan anggaran yang ada di kabupaten dan kota masing-masing untuk mempersiapkan untuk kesehatan, bantuan sosial maupun jaring pengaman ekonomi yang ada,” bebernya.

OD juga mengajak masyarakat Sulut untuk memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami pangan yang bisa dikonsumsi masyarakat.

“Kita terus dorong masyarakat untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan-lahan pertanian yang ada. Mari kita dorong terus hal ini agar kita bisa mandiri dalam situasi kondisi Covid-19 ini bagi Provinsi Sulut. Kita mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang seimbang artinya boleh torang makan pisang goroho, boleh torang makan ubi jalar supaya kita tidak terpaku terus dengan beras yang ada karena inilah yang akan membawa kita terus kuat di dalam ketahanan pangan yang ada di Sulut,” tandasnya. (ewa/can)

Artikel Terbaru