25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Warga Berharap Kasus JAK Jadi yang Terakhir

MANADOPOST.ID—Kasus pemberhentian anggota DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK) masih bergulir. Pdt Billy Johanis pun berharap ini menjadi kasus terakhir di lingkup DPRD Provinsi Sulut.

“Masyarakat sangat mengharapkan kasus ini menjadi kasus terakhir di periode sekarang ini dan mendoakan supaya para anggota dewan tidak ada prahara rumah tangga,” kata Pdt Billy. Lebih jauh dia berpendapat, keputusan Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut terhadap kasus ini sudah tepat.

“Menujukkan pimpinan dan anggota dewan periode sekarang berhati malaikat dan tidak pernah berbuat kasus amoral. Mereka tidak seperti Yesus, yang ketika orang Yahudi mau melempar seorang pelacur, tapi Yesus katakana, jikalau kamu tidak berdosa silakan kalian melempar pelacur tersebut,” nilainya.

Menurutnya dia salut dan bangga pada DPRD Sulut saat ini. Namun dia juga melayangkan kritik. Terkait pada periode DPRD lalu saat ada anggota dewan terlibat kasus narkoba, terkesan berupaya membela dan menyelamatkan.

“Walaupun mereka tahu narkoba adalah kejahatan luar biasa dan musuh negara,” tukasnya sembari berharap para legislator periode saat ini lebih mawas diri.

“Mudah-mudahan lewat kasus JAK ini anggota dewan lebih mawas diri dan tahu diri. Memang kasus JAK sarat kepentingan politik, baik di internal Partai Golkar maupun partai lain. Upaya dan manuver menggantikan JAK sebagai Wakil Ketua DPRD sangat kental di internal partai walaupun ada yang bermuka dua,” tandasnya.(*)

Artikel Terbaru