25.9 C
Manado
Rabu, 28 Oktober 2020

HUT ke-60, 56 atau 20?

DIRGAHAYU Sulut. Hari ini, Pemprov Sulut merayakan HUT ke-56. Ini mengacu 23 September 1964 hingga 23 September 2020.

Meski demikian, usia ke-56 ini masih dipertanyakan. “Mestinya sudah HUT ke-60, atau baru HUT ke-20,” kata beberapa birokrat.

Seperti diketahui, HUT Sulut dihitung mulai 23 September 1964 saat Sulawesi Tengah mekar dari Sulut, di zaman Gubernur FJ Tumbelaka. Gubernur pertama Sulut adalah AA Baramuli tahun 1960-1962.

Jika mengacu kepemimpinan Baramuli, Sulut mestinya sudah berusia 60 tahun atau 1960-2020. “Ingat. Gorontalo mekar dari Sulut tahun 2000 di zaman Gubernur AJ Sondakh.

Kalau pakai pola perhitungan HUT saat Sulteng berpisah dengan Sulut tahun 1964, berarti Sulut baru 20 tahun bila dihitung saat Gorontalo berpisah,” tukas mereka.(*)

-

Artikel Terbaru

Warga Minut Kepulauan Antusias Sambut VAP

Calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP) dan Dr Hendry Runtuwene STh (HR), terus mendapat dukungan.

Samsung Home Appliances Hadirkan Solusi Hidup Sehat

MANADOPOST.ID—Samsung Electronics Indonesia hari ini resmi meluncurkan rangkaian Home Appliances terbaru untuk mendukung konsumen Indonesia yang kini melakukan sebagian besar kegiatan di rumah. Samsung Refrigerator Multidoor RF60 ciptakan kemudahan penyimpanan banyak bahan makanan dengan pengaturan suhu spesifik sesuai tipe makanan untuk menjaga kesegarannya.

Operasi Zebra di Minahasa Jaring Puluhan Pelanggar

MANADOPOST.ID--Senin (26/10) kemarin adalah hari pertama digelarnya Operasi Zebra Samrat 2020. Khusus untuk wilayah Polres Minahasa, puluhan personil terlibat dalam operasi tersebut.

80-an Pasangan Bulutangkis Ramaikan GOR Betania Teling

Pecinta bulutangkis Sulawesi Utara memang dahaga. Terbukti, 80-an pasangan ikut serta dalam iven bertitel Manado Post Open 2020.

Belum 17 Tahun Bisa Memilih, Begini Penjelasan KPU

MANADOPOST.ID--Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, saat ini tengah memasuki pelaksanaan tahapan kampanye. Meski begitu, literasi dan edukasi, tentang data pemilih terus menjadi concern KPU Kota Tomohon.