30C
Manado
Kamis, 25 Februari 2021

OD Langsung Tancap Gas, Temui Menteri KKP, Sulut Jadi Pusat Perikanan

MANADOPOST.ID -Tak lama dilantik,Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD), langsung tancap gas. Kerja kerja kerja. Orang kepercayaan Presiden kelima RI Megawati Soekarno Putri ini, langsung melakukan lobi ke Pemerintah Pusat, untuk mensukseskan program pembangunan demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai.

Kali ini, gubernur yang dipercayakan rakyat memimpin daerah selama dua periode tersebut, menyambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI). Dari pertemuan tersebut, Gubernur OD mendapatkan ‘kado’ dari Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa (23/2) kemarin.

Menteri KKP menyetujui usulan Gubernur OD, untuk menjadikan Sulut sebagai pusat market perikanan terbesar di Kawasan Indonesia Timur. Bukan hanya itu, usulan pelabuhan perikanan berstandar internasional juga disetujui Pemerintah Pusat.

Saat dikonfirmasi koran ini, Gubernur OD mengatakan bahwa, Sulut bakal menjadi market fish di Kawasan Indonesia Timur. “Mumpung kita saat ini memiliki hubungan ekspor dengan Jepang. Kita targetkan pengembangan ekspor komoditi perikanan dari Sulut, akan menyasar beberapa negara di Kawasan Asia Pasifik.

Jadi dalam waktu dekat, Pak Menteri KKP akan datang ke Sulut untuk melihat secara langsung kondisi perikanan kita. Yang pasti pak menteri sudah setuju untuk menjadikan Sulut sebagai pusat industri perikanan di wilayah Indonesia Timur,” tuturnya.

OD juga mengatakan bahwa, peluang Sulut untuk menjadi kawasan industri sangat besar. Pasalnya menurut OD, potensi perikanan di daerah sangat besar. “Sektor ini akan kita kelola lebih baik lagi kedepan. Kita akan jadi pemasok perikanan terbesar untuk wilayah Asia Pasifik.

Kita akan tingkatkan ekspor tuna dan produk perikanan kelautan lainnya. Karena memang permintaan untuk komoditi perikanan ini sangat besar. Apalagi di China, Jepang, maupun Korea. Nanti akan kita sasar negara-negara tersebut. Kan wilayah geografis kita mendukung untuk peningkatan ekspor.

Posisi kita berada di kawasan perekonomian terbesar di dunia. Ada China, Jepang, dan Korea. Pasarnya sangat besar. Jepang penduduknya 126 juta, China penduduknya 1,4 miliar. Mereka butuh ikan segar kita. Jika ekspor meningkat, ini akan meningkatkan devisa. Otomatis pendapatan per kapita atau kesejahteraan masyarakat Sulut akan meningkat ” ungkap Olly.

Sementara itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyebut, bahwa rencana kunjungan kerjanya bersama jajaran KKP ke Sulut akan dilakukan pada pada Maret 2021.

“Kita akan datang ke Sulut untuk meninjau industri perikanan di Sulut dan beberapa agenda penting lainnya. Dan saya juga sudah mendengar banyak usulan dan potensi perikanan di Sulut. Apalagi kan saat ini, Sulut menyumbang devisa sampai miliaran dari ekspor perikanan.

Karena itu, kita akan mendukung keinginan Pak Gubernur Olly Dondokambey, untuk membangun pelabuhan perikanan serta kawasan industri perikanan. Kita sudah akan mulai melakukan kajian,” jelasnya. Gerakan Olly yang langsung tancap gas ini, mendapat (ewa)

Artikel Terbaru