24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Ini Pesan Firman yang Disampaikan Silangen di Rumah Duka Teddy Kumaat

MANADOPOST.ID—Jajaran DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar ibadah penghiburan di rumah duka Alm Teddy Kumaat, Rabu (23/6), tadi malam. Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD memimpin langsung ibadah yang juga dihadiri sejumlah anggota DPRD serta pejabat di Setwan Sulut.

Silangen menyampaikan pesan Firman Tuhan untuk keluarga berduka dan pelayat, agar terus mengandalkan Tuhan dalam suka maupun duka. Diapun mengutip dalam Alkitab dalam Pengkhotbah 7:2. “Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya. Artinya, kematian sudah pasti akan dialami setiap orang,” kata Silangen. Namun yang harus diimani, lanjutnya, kematian bukan akhir dari segalanya.

Silangen juga berpesan, hidup di dunia tidak selamanya. Untuk itu harus berkemas. “Seperti yang dikatakan, kita hidup bukan sebuah kebetulan tapi dalam dekapan kepastian. Bukan perkara kemana pulang, tapi aku tahu pasti kemana aku pulang,” katanya. Pada keluarga dia memberi pesan agar dukacita tidak berkepanjangan. “Percayalah itu akan terus diisi dengan damai sejahtera Tuhan. Kalau bukan damai sejahtera Tuhan pasti akan terus bersedih,” ucapnya.(gel)

MANADOPOST.ID—Jajaran DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar ibadah penghiburan di rumah duka Alm Teddy Kumaat, Rabu (23/6), tadi malam. Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD memimpin langsung ibadah yang juga dihadiri sejumlah anggota DPRD serta pejabat di Setwan Sulut.

Silangen menyampaikan pesan Firman Tuhan untuk keluarga berduka dan pelayat, agar terus mengandalkan Tuhan dalam suka maupun duka. Diapun mengutip dalam Alkitab dalam Pengkhotbah 7:2. “Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya. Artinya, kematian sudah pasti akan dialami setiap orang,” kata Silangen. Namun yang harus diimani, lanjutnya, kematian bukan akhir dari segalanya.

Silangen juga berpesan, hidup di dunia tidak selamanya. Untuk itu harus berkemas. “Seperti yang dikatakan, kita hidup bukan sebuah kebetulan tapi dalam dekapan kepastian. Bukan perkara kemana pulang, tapi aku tahu pasti kemana aku pulang,” katanya. Pada keluarga dia memberi pesan agar dukacita tidak berkepanjangan. “Percayalah itu akan terus diisi dengan damai sejahtera Tuhan. Kalau bukan damai sejahtera Tuhan pasti akan terus bersedih,” ucapnya.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/