26C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Temui Menag, OD Lapor Toleransi di Sulut

MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) langsung tancap gas di tahun 2021 ini. Berbagai agenda dan program kerja dijalankan. Bahkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) langsung membangun jejaring dengan Pemerintah Pusat.

OD yang juga berstatus sebagai ketua unsur non pendeta Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) bersama Ketua Umum PGI Pdt Gomar Gultom melakukan audiensi dengan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, belum lama ini.

Pertemuan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini berlangsung penuh kekeluargaan. Pada kesempatan itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak PGI sama-sama membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik di Indonesia.

“Kita harus bekerjasama membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik. Kita semua sama, harus saling komunikasi dan bekerjasama dalam membangun bangsa yang lebih baik. Ya kita tentu berharap, para tokoh agama terus memberikan masukan. Kalau ada kebijakan yang kurang pas, agar dapat diluruskan. Pemerintah juga harus hadir dalam pelayanan kehidupan keagamaan bagi semua umat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Menag menegaskan pihaknya berkomitmen memperhatikan dan melindungi semua agama dalam upaya mewujudkan harmonisasi agama.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Semoga kita semua, agama-agama di Indonesia, terus hidup rukun. Saya ingin Kemenag memperhatikan semua agama. Kita berharap agar koordinasi-koordinasi ini baik dari pihak PGI maupun Pemprov Sulut terus berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan pertemuan tersebut terkait koordinasi awal tahun serta menyampaikan beberapa program MPH PGI.

“Iya saya menyampaikan langsung beberapa program kerja MPH PGI bersama Pak Pdt Gomar Goltum kepada Menag. Karena memang kita memiliki beberapa program strategis yang tentu harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Kita mendapatkan sambutan baik dari pihak Kemenag,” imbuhnya.

OD mengatakan selain menyampaikan program MPH PGI, dirinya juga membeberkan kondisi kerukunan umat beragama di Sulut. Itu mendapatkan apresiasi pihak Kemenag.

“Pak Menteri bertanya bagaimana kondisi Sulut. Ya, saya laporkan Sulut daerah paling kondusif terkait toleransi antar umat beragama. Dan pak menteri juga langsung mengapresiasi akan kondisi kerukunan di Sulut. Saya tentu berharap masyarakat Sulut, agar terus menjaga kondusifitas daerah. Mari jadikan Sulut, sebagai miniatur kerukunan di Indonesia,” tutupnya.(ewa/gel)

Artikel Terbaru