27C
Manado
Rabu, 14 April 2021

Kejar Herd Immunity RS Awaloei Aktif Edukasi Vaksinasi

MANADOPOST.ID— Edukasi terhadap masyarakat terkait pentingnya vaksinasi Covid-19 dinilai paling penting. Hal ini diungkapkan Direktur RS Dr. J. H. Awaloei Manado Dr Abraham Bramy Talumewo, MHSM melalui Penunjang Medik sekaligus PJ Covid 19 dan Vaksinasi Dr Meyer Egam.

“Ini penting agar masyarakat tidak termakan hoax tentang efek buruk vaksinasi melainkan mereka akan siap untuk divaksin secara bertahap sesuai jadwal,” ungkapnya.

Lanjutnya, diharapkan ke depan bisa terbentuk herd immunity di masyarakat. “Yaitu jika lebih dari 50 persen masyarakat yang eligible untuk divaksin, sudah mendapatkan pelayanan vaksinasi ini,” sebut dia.

Kata dia, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah dan aparat keamanan terkait berupaya memberi pemahaman yang lengkap tentang Covid-19. “Sehingga mereka tetap berkomitmen menaati protokol kesehatan, menjaga kesehatan fisik dan mental serta tetap waspada dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari,” terangnya.

Dia membeber saat ini RS Dr. J. H. Awaloei membantu pemerintah mensukseskan kegiatan Vaksinasi Covid-19. “Berkolaburasi dengan Puskesmas Tateli, RS yang berlokasi di desa tateli ini melayani Vaksinasi bagi Tokoh Agama, ASN, serta aparat desa yang tinggal di wilayah sekitar Tateli,” bebernya.

Menurut dia, sejak mulai beroperasi bulan Juni lalu, RS Awaloei menjadi salah satu RS Rujukan Pelengkap Covid-19, sesuai SK Gubernur Sulut. “Sejak hari pertama dibuka saja, kami sudah melayani pasien Terkonfirmasi Covid, maupun yang kategori suspek atau probable,” jelas dia.

Lanjutnya, pelayanan ini menjadi salah satu unggulan, karena RS Awaloei secara khusus menyediakan Ruang Isolasi Covid dengan 50 tempat tidur, fasilitas lengkap sesuai standard pelayanan kesehatan di masa pandemi, yang didukung dengan tim medis dan keperawatan yang profesional.

“Puncak jumlah pasien tertinggi terjadi pada Desember 2020 hingga awal 2021, dimana kami sampai harus meningkatkan kapasitas tempat tidur isolasi menjadi 73 tempat tidur, disertai dengan peningkatan jumlah tenaga dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga keperawatan sesuai dengan peningkatan jumlah pasien,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, vaksin Covid-19 yang telah diterima penggunaannya secara darurat oleh pemerintah bagi masyarakat sangat berdampak positif bagi masyarakat. “Hal ini ditunukan dengan grafik pasien yang terdeteksi Covid dan dirawat di RS Awaloei perlahan mulai mengalami penurunan,” tandasnya. (asr)

Artikel Terbaru