24C
Manado
Selasa, 13 April 2021

Pemprov Polisikan Penyebar Hoax

MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) kembali berang, terhadap salah satu oknum yang dinilai menyebarkan informasi yang tidak benar alias hoax. Kemarahan Pemprov Sulut tersebut, berakhir dengan Laporan Polisi (LP) terhadap oknum penyebar hoax.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Hukum Pemprov Sulut Flora Krisen, Kamis (25/3) kemarin. Menurut Krisen, Pemprov Sulut mengambil tindakan melaporkan oknum ke Polda Sulut. Pasalnya Krisen menilai bahwa oknum tersebut, sengaja dan secara terus menerus menggiring opini publik bahwa Pemprov Sulut telah melakukan kesalahan dalam proses pengadaan kendaraan.

“Setelah kami kaji dan melakukan crosscheck tentang materi diumbar di medsos, ternyata data diungkap tidak benar. Ini sudah mengarah pada pencemaran nama baik. Sehingga sebagai institusi kami perlu membawa persoalan tersebut ke ranah hukum agar dapat diproses sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Krisen mengatakan, salah satu akun di Facebook membeberkan ada unsur korupsi dalam pengadaan kendaraan, yakni Jeep gubernur dan Wagub, 4 unit ambulance, 2 unit mini bus hingga motor.

“Setelah dikonfirmasi ke berbagai pihak menangani pengadaan kendaraan, tidak ditemukan penyimpangan seperti dituduhkan. Nah, kalau informasi ini terus dibiarkan akan menjadi seperti bola liar tentunya telah mencoreng pemerintahan,” tegasnya.

Krisen juga berharap tuduhan tanpa bukti tersebut harus diluruskan. Karena menurutnya, ini menyangkut kepercayaan masyarakat.

“Seharusnya sebagai masyarakat taat hukum, bijaklah bermedsos. Ketika ada penyimpangan silahkan proses hukum, bukan asal menuduh tanpa data dan fakta. Saya tidak ingin menyebutkan akun tersebut. Saya berharap akan ada tindak lanjut dari Polda Sulut. Tinggal menunggu proses selanjutnya dari Polda Sulut,” tutupnya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru