29 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

Si Anak Pulau, Penjual Es Keliling dan Pisang Goreng

MANADOPOST.ID–Hari ini, dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD akan dilantik sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Sosok politikus PDI Perjuangan ini akrab disapa Dokter Andi. Ada juga yang memanggil legislator asal Nusa Utara itu dengan sebutan Pendeta.

Siapa sangka, Dokter Andi kecil punya banyak cerita. Dikutip dari buku berjudul ‘Anak Pulau Penjual Es Lilin’, Dokter Andi bercerita mengenai masa kecilnya. Menjual es lilin dan pisang goreng, aktivitas Dokter Andi di masa kecil. Tak jarang dia menjadi pemungut bola tenis di Lapangan Tenis Sario.

Tamatan SMA Negeri 1 Manado ini tak lantas patah semangat menggapai cita-cita. Empat tahun kuliah di Fakultas Kedokteran Unsrat, Dokter Andi sukses raih gelar dokter. Kemudian melanjutkan pendidikan spesialis bedah. Dalam buku tersebut menyebut jika kegemaran Dokter Andi adalah belajar. Sehingga keahliannya sebagai ahli bedah digestif (pencernaan) terus diasah.

Karir putra kedua dari enam bersaudara dari tuan guru Eduard Silangen dan Elizabeth ini terus naik. Bahkan gajinya mencapai tiga digit. Di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta. 30 tahun lamanya Dokter Andi menekuni profesi ini. Di samping dirinya tetap aktif dalam pelayanan rohani. Pada tahun 2017 nama Dokter Andi mencuat di dunia perpolitikan Sulut.

Ketika mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Sangihe. Keterkenalannya dan kedekatannya dengan warga Nusa Utara membawa Dokter Andi menjadi peraih suara terbanyak di Pileg 2019 dari Dapil Nusa Utara. Tanggung jawab baru ada di depan matanya. Yakni sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam buku ini, Dokter Andi terang-terangan menceritakan perjuangan dan kerjanya di masa kecil. Menjual es lilin dan pisang goreng kerap dilakoninya sepulang sekolah. Sehabis itu, Dokter Andi pindah tempat ‘tongkrongan’. Di lapangan tenis. Bersama teman-temannya dia memungut bola tenis.

Mendapat upah Rp 50 dan sering diberi tip dari para pemain. “Kalau ada bos main tenis dan berbaik hati torang dapa lebe,” cerita Dokter Andi dalam bukunya, yang direncanakan akan dibagikan hari ini di sela acara pelantikan di kantor DPRD Sulut.

Salah satu sahabatnya semasa kecil adalah Jimmy Panelewen. Yang kini menjabat Direktur RSUP Prof Kandou. Dulu, Panelewen menjual ikan masak. “Kita beli ikan setengah ekor pa Jimmy, mar minta banyak saos, supaya boleh makan banyak,” kata Dokter Andi.

Dokter Andi bercerita, dia dan saudara-saudaranya dididik kerja. “Torang samua anak-anak dididik kerja. Kita deng Edwin (saat ini Sekprov Sulut) bakuganti jaga warung. June (Kabid Pajak Kendaraan Bermotor di Dipenda Sulut) masih kecil,” kisahnya.

Soal kecerdasan, tak diragukan. Dokter Andi sejak sekolah sangat populer. Teman-temannya selalu berebutan duduk di sampingnya jika ujian.

Lalu bagaimana dia bisa terjun di dunia politik? Tepatnya pada 2017. Ketika dia diusung PDI Perjuangan sebagai calon Wakil Bupati Kepulauan Sangihe. Meski gagal, namun kerja-kerja politik Dokter Andi di wilayah kepulauan kemudian diakui pada pileg 2019. Di mana dia keluar sebagai legislator dengan suara terbanyak di Nusa Utara.

Setelah hampir setahun menjadi anggota DPRD, Dokter Andi ‘ditantang’ masuk sebagai salah satu kandidat ketua DPRD. Hasil psikotestnya memuaskan. Satu pertanyaan yang diajukan, apakah dia melakukan aktivitas bedah sebagaimana profesi awal sebagai dokter bedah; Dokter Andi menjawab dirinya sekarang menjadi dokter masyarakat. “Kalau dulu saya membedah satu orang pasien, sekarang saya membedah banyak orang terutama untuk masyarakat miskin,” katanya.

Sebelumnya saat diwawancarai Manado Post, Dokter Andi mengaku dalam menjalankan tugas baru ini, tak banyak perubahan yang terjadi. Karena jabatan ini sebelumnya dipegang rekan separtainya.

“Ya, perubahan tidak akan signifikan. Kan sebelumnya Pak Andrei Angouw di jabatan ketua dewan. Sama-sama dari PDI Perjuangan. Apa yang sudah dikerjakan Pak Andrei akan saya lanjutkan,” urai legislator dapil Nusa Utara ini.

Dia menilai, tujuan seorang wakil rakyat adalah bagaimana mensinergikan program yang didapat dari masyarakat dengan eksekutif. “Tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat. Saya siap bekerja untuk rakyat,” tegas Dokter Andi.

Lebih jauh mengenai program pertama yang akan dilakukan jika nanti sudah dilantik sebagai ketua dewan, kata Silangen, adalah berkoordinasi dengan pimpinan dan anggota dewan.

“Selama setahun di DPRD saya belajar banyak. Istilahnya learning by doing. Saya memperhatikan tiga tugas dan fungsi legislator. Yakni legislasi, budgeting, dan pengawasan. Sudah maksimal yang dilakukan selama ini, tapi tentu dari saya akan ada program sendiri untuk memaksimalkan tugas-tugas itu,” urainya.

Silangen komitmen akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pimpinan dan semua anggota dewan. “Tentu ini akan melalui rapat dan komunikasi dengan pimpinan dan anggota. Saya jaga jangan sampai ada komunikasi terputus. Kita juga akan terus bangun kemitraan dengan eksekutif agar bisa sejalan dalam menunjang pembangunan daerah yang jadi program eksekutif,” tukas Silangen.(gel)

-

Artikel Terbaru

Tegas! Belum Kuorum, Silangen Skors Paripurna Penetapan RAPBD 2021

MANADOPOST.ID—Paripurna penetapan RAPBD 2021 yang digelar DPRD Provinsi Sulut terpaksa diskors. Agenda ini sebelumnya dijadwalkan pukul 11.00.

OJK Luncurkan Aplikasi UMKM-MU

MANADOPOST.ID— Minggu (22/11) pekan lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) genap berusia 9 tahun. Bertepatan dengan momentum itu pun, OJK meluncurkan aplikasi UMKM-MU, yaitu platform digital dalam bentuk website dan mobile app yang dikembangkan oleh OJK untuk membantu UMKM binaan dalam memperluas akses pasar secara digital.

11 Mitra Binaan Sulut `Disuntik` 1,7 Miliar

MANADOPOST-ID-- Pagi tadi sekira Pukul 10.22 WITA, Bertempat di Four Point by Sheraton Manado, PT Pertamina

FDW-PYR Banjir Dukungan di Kecamatan Sinonsayang

MANADOPOST.ID—Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR), terus menuai dukungan penuh masyarakat.

Serunya Event Akhir Tahun Hasjrat Fair Secara Virtual, Banyak Hadiah Langsung Diberikan!

Event akhir tahun terbesar PT Hasjrat Abadi selesai diselenggarakan Sabtu (21/11).