Pilkada Kapanpun, PDIP Sulut Sudah Siap

MANADO—PDI Perjuangan Sulut tak terganggu dengan diundurnya pelaksanaan pilkada serentak. Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar mengatakan, kapan saja jadwal pilkada yang ditetapkan penyelenggara, partai berlambang banteng moncong putih ini siap jadi peserta. “PDI Perjuangan hanya peserta saja. Jika Peraturan KPU (PKPU) sudah turun dan menetapkan Pilkada 9 Desember 2020, tentu kita harus siap,” kata Wongkar. Dia melanjutkan, selama masa pandemi Covid-19 ini, konsolidasi terus dilakukan. Meski bukan dalam bentuk tatap muka. “DPD hingga DPC bahkan akar rumput tetap konsolidasi persiapan menghadapi pilkada. Aksi solidaritas yang serentak dilakukan kader partai juga jadi bagian dari hasil konsolidasi kita. Intinya PDI Perjuangan sangat siap kapanpun pilkada dilakukan,” tandasnya.

Diketahui, Rabu (27/5) dilaksanakan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu RI, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu RI. Ada sejumlah kesimpulan dalam RDP tersebut. Di antaranya, KPU RI kesempatan itu menyampaikan langkah-langkah kebijakan dan situasi pengendalian oleh pemerintah. Termasuk saran, usulan, dan dukungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan KPU setuju pemungutan suara serentak dilaksanakan 9 Desember 2020. Sesuai Perppu Nomor 2 Tahun 2020.

Selanjutnya Komisi II menyetujui usulan perubahan rancangan peraturan KPU RI tentang perubahan ketiga atas PKPU 15 2019. Dengan syarat, seluruh tahapan pilkada dilakukan sesuai protokol kesehatan, berkoordinasi dengan gugus tugas Covid-19. Serta tetap berpedoman pada prinsip demokrasi.

Kesimpulan lain RDP ini, meminta KPU RI, Bawaslu RI, DKPP RI mengajukan usulan tambahan anggaran terkait pilkada.(gel)