25C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Vaksinasi Tahap Dua di Sulut Bergulir

MANADOPOST.ID-Vaksinasi tahap kedua, bagi pejabat publik masuk tahap kedua. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut) Dita Prawitaningsih SH MH, Ketua Bhayangkari Sulut Rita Panca Putra, kembali mendapatkan suntikan vaksin jenis Sinovac yang kedua kali.

Penyuntikan vaksin yang dilakukan di Dinas Kesehatan Daerah Sulut, Jumat (29/1) kemarin, berjalan lancar. Sebelum menerima suntikan vaksin, para pejabat publik tersebut kembali menjalani pemeriksaan kesehatan yang merupakan protap sebelum penyuntikan.

Saat dikonfirmasi koran ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sulut dr Debie Kalalo menerangkan, bahwa mekanisme pemberian vaksin harus dilakukan sebanyak dua kali.

“Jadi memang pada antigen baru ini, pengembangan vaksin juga ini baru. Jadi uji coba yang dilakukan selama ini, pemberian satu dosis itu ternyata tidak maksimal dalam perlindungan. Sehingga, adanya double dosis yang harus diberikan kepada penerima.

Karena memang maksimalnya itu adalah dua dosis, sesuai protap resmi. Jadi semua penerima vaksin pertama pada waktu lalu, hari ini (kemarin, Red) juga menerima vaksin kedua. Kalau ada yang tidak, itu hanya ditunda saja, karena ada pemeriksaan kesehatan saat itu, seperti tensi yang tinggi,” tuturnya.

Kalalo juga mengatakan, bahwa penundaan tersebut tidak memakan waktu yang lama. “Paling penundaan itu hanya memakan waktu satu sampai dua hari saja, sampai kesehatan mereka normal. Jika tensi darah mereka sudah normal, maka akan langsung divaksin. Kalau kontraksi 16 pertanyaan, kan sudah gugur waktu vaksinasi tahap pertama.

Jika tahap pertama mereka bisa divaksin, maka kedua ini juga vaksinasi bisa dilakukan kepada mereka. Hanya kondisi medis saat mereka datang kesini, terus dinyatakan tekanan darah tinggi, maka itu tidak bisa. Karena ini menyangkut kesehatan mereka,” bebernya.

Sementara itu, Pangdam XIII/Mereka Mayjen TNI Santos Matondang, yang merupakan penerima vaksin tahap kedua, memastikan Sinovac sangat aman.

“Jadi dari pemberian vaksin pertama, sampai sebelum diberikan vaksin kedua, saya sangat merasa sehat. Sehingga diizinkan untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua. Dan sampai sekarang juga, setelah vaksinasi tahap kedua selesai, tidak ada efek samping yang saya rasakan. Semua dalam kondisi yang aman,” ungkapnya.

Matondang juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut akan vaksinasi Covid-19. “Masyarakat itu jangan takut divaksin. Karena vaksin ini sudah melalui beberapa proses uji coba. Dan Pak Presiden Joko Widodo juga telah memberikan contoh akan amannya vaksin Covid-19 ini.

Jadi mari secara bersama-sama kita mendukung program vaksinasi ini. Karena saya sudah membuktikan akan amannya vaksin ini. Tidak ada dampak yang saya rasakan. Vaksin ini memiliki banyak manfaat antara lain dapat membentuk kekebalan tubuh, sehingga bisa terhindar dari Covid-19,” tutupnya.(ewa/gnr)

Artikel Terbaru