30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Cegah Money Politik Pilhut Minahasa, Akademisi Minta Pemkab Tunda Penyaluran BLT

MANADOPOST.ID— Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Minahasa akan digelar, Selasa (31/5). Ini merupakan proses demokrasi yang dilaksanakan di desa.

Namun pada kondisi di lapangan, akademisi Universitas Sam Ratulangi, Gustaf Undap menilai adanya dugaan unsur kecurangan yang terindikasi dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Sehingga proses pemilihan rasanya tidak jujur dan adil.

“Karena ada beberapa desa yang pemilihan akan melakukan pencairan BLT (bantuan langsung tunai) lewat dana desa,” ujarnya.

Desa yang ada pemilihan, memungkinkan H-1 terjadinya money politik tingkat tinggi, yang berdampak pada resistensi kehidupan masyarakat yang tidak stabil lewat pertentangan-pertentangan, saling mengejek dan jadi bahan diskusi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pertentangan pun bisa terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan Pemkab Minahasa untuk menjaga eksistensi kehidupan masyarakat yang stabil, maka jangan dulu ada penyaluran BLT ataupun kegiatan semacam itu yang bisa menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat.

“Nantilah program itu diberikan sesudah dilakukan pemilihan. Kami sebagai akademisi dan juga warga Minahasa berharap agar proses pemilihan hukum tua berjalan baik, jujur dan adil,” tutupnya. (ando)

MANADOPOST.ID— Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Minahasa akan digelar, Selasa (31/5). Ini merupakan proses demokrasi yang dilaksanakan di desa.

Namun pada kondisi di lapangan, akademisi Universitas Sam Ratulangi, Gustaf Undap menilai adanya dugaan unsur kecurangan yang terindikasi dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Sehingga proses pemilihan rasanya tidak jujur dan adil.

“Karena ada beberapa desa yang pemilihan akan melakukan pencairan BLT (bantuan langsung tunai) lewat dana desa,” ujarnya.

Desa yang ada pemilihan, memungkinkan H-1 terjadinya money politik tingkat tinggi, yang berdampak pada resistensi kehidupan masyarakat yang tidak stabil lewat pertentangan-pertentangan, saling mengejek dan jadi bahan diskusi.

“Pertentangan pun bisa terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan Pemkab Minahasa untuk menjaga eksistensi kehidupan masyarakat yang stabil, maka jangan dulu ada penyaluran BLT ataupun kegiatan semacam itu yang bisa menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat.

“Nantilah program itu diberikan sesudah dilakukan pemilihan. Kami sebagai akademisi dan juga warga Minahasa berharap agar proses pemilihan hukum tua berjalan baik, jujur dan adil,” tutupnya. (ando)

Most Read

Artikel Terbaru

/