23C
Manado
Minggu, 11 April 2021

Senior Golkar: DPP Harus Ganti Tetty

MANADOPOST.ID—Makin kencang saja angin yang menggoncang kepemimpinan Christiany Eugenia Paruntu atau akrab disapa Tetty. Selasa (30/3) kemarin, puluhan kader senior Partai Golkar kembali kumpul. Tujuan utamanya adalah menyelamatkan partai berlambang pohon beringin ini.

Mereka mendesak Tetty yang kini sebagai Ketua DPD I untuk mundur atau digantikan oleh DPP. Para senior ini menilai, jika mantan Bupati Minsel dua periode itu diganti, maka Golkar Sulut bisa diselamatkan.

“Ingat 2024 itu Pileg dulu baru Pilkada. Jangan sampai masyarakat tinggalkan Partai Golkar saat Pileg. Makanya penyelamatan partai Golkar jangan sampai terlambat,” tegas mantan Ketua DPD I Partai Golkar Stevanus Vreeke Runtu (SVR).

Para senior Golkar inipun satu per satu menyampaikan pendapat dan pandangannya terkait Golkar, dipandu Jost Pati. Semua daerah diwakilkan. Mulai dari Bolmong Raya ada Karel Bangko, Sumardiah Modeong, Syachrial Damopolii, dan Hamdi Paputungan.

Dari Manado ada Daniel Masengi. Nusa Utara, Engelbert Tatibi, dari Tomohon Pdt Joy Palilingan, Minahasa Vanny Kaparang, Sherpa Manembu, serta sejumlah kader lainnya. Tampak hadir juga Max Lumintang, Alfian Ratu, Wempie Frederik, Edison Masengi, Josst Tambajong, Nico Usoh, dan lainnya.

Daniel Masengi dalam pandangannya mengaku saat ini eksistensi Partai Golkar bikin sakit hati. “Banyak orang bilang Partai Golkar memprihatinkan. Menurut saya justru bukan hanya memperihatinkan tapi bikin sakit hati,”ucap Masengi.

Di sisi lain, Jost Pati dalam kesimpulannya menyampaikan lima poin penting hasil pertemuan ini. “Kami merasa bertanggungjawab pada kehidupan dan kelanjutan Partai Golkar di Sulut. Lahirlah berbagai pemikiran yang positif untuk masa depan Partai Golkar,” kata Pati.

Menurutnya, perlu segera melakukan konsolidasi menyeluruh. Mulai dari kabupaten/kota sampai provinsi. “Konsolidasi artinya menata kembali kehidupan organisasi. Selanjutnya karena penataan, sudah saatnya di provinsi ditentukan seorang Plt,” tukasnya. Poin berikut, tugas Plt adalah lakukan konsolidasi dan musda yang dipercepat agar dalam tiga bulan sudah ada ketua Golkar definitif.

“Kita semua yang hadir di sini komponen Golkar, bertekad memenangkan Golkar pada pemilu legislatif dan pilkada tahun 2024. Kita bertekad menaikkan prestasi perolehan suara, baik pileg maupun pilkada untuk merebut sebanyak-banyaknya kursi,” kunci Pati.(gel)

Artikel Terbaru