26C
Manado
Senin, 19 April 2021

Pertanian Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Sulut

MANADO—Sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diminta untuk tetap meningkatkan pertumbuhan ekonomi di bumi Nyiur Melambai. Hal itu disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD), Kamis (1/4) kemarin.

Menurutnya, sektor pertanian dengan beberapa komoditi unggulan harus memberikan dampak positif. “Sektor pertanian memang kita mintakan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Harus digenjot secara maksimal. Memang saat ini, sektor pertanian sudah baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. 2021 ini, kita targetkan dapat lebih memberikan dorongan. Karena kita tahu bersama, Sulut itu memiliki banyak komoditi seperti jagung dan tanaman hortikultura lain yang memiliki nilai jual tinggi,” tuturnya.

OD mengatakan, jika produksi komoditi jagung mampu untuk tetap dipertahankan atau ditingkatkan, maka akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani di masa pandemi Covid-19. “Kenapa jagung kita pilih untuk mendorong pertumbuhan ekonomi? Karena di Sulut itu, sektor peternakan memang sangat besar. Dan jagung ini adalah pakan utama dari semua sektor peternakan yang ada di daerah. Kebutuhan lokal akan komoditi jagung tinggi. Ini harus tetap dimanfaatkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Sulut Novly Wowiling mengatakan, produksi jagung di Bumi Nyiur Melambai terus menunjukkan prospek yang baik. “Setiap tahun produksi itu di atas 1 satu juta ton. Bahkan di 2020 lalu, produksi jagung kita mencapai 1,2 juta ton. Dan memang akan terus kita tingkatkan di 2021 ini. Karena ada pengembangan lagi di enam daerah se Sulut. Jadi secara otomatis, produksi akan meningkat drastis,” katanya.

Wowiling mengatakan, berbagai komoditi di daerah mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani. “Sesuai data yang kita rangkum. Data Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) untuk hortikultura sendiri nilainya 104,11 dan untuk tanaman pangan 108,90 serta peternakan 124,71. Artinya, semua petani yang melakukan aktivitas saat ini tidak mengalami kerugian. Semua indikator NTUP merangkak naik dan semakin membaik. Ya kita targetkan di 2021 ini, NTUP semakin naik. Saat ini sudah sangat baik, tapi akan kita upayakan naik. Karena pak gubernur sangat serius terkait kesejahteraan petani,” kuncinya.(*)

Artikel Terbaru